Dulu Rajanya Action Cam, Kini GoPro Berjuang Bertahan Hidup

5 hours ago 1

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:06 WIB

New York, VIVA – Nama GoPro pernah begitu identik dengan kamera aksi. Selama bertahun-tahun, produk buatan perusahaan asal Amerika Serikat itu menjadi pilihan utama para petualang, atlet ekstrem, kreator konten, hingga wisatawan yang ingin mengabadikan momen dari sudut pandang berbeda. Namun di balik popularitasnya, GoPro kini menghadapi tantangan besar yang membuat masa depan perusahaan menjadi sorotan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar kamera aksi mengalami perubahan signifikan. Jika dulu GoPro nyaris tanpa pesaing berarti, kini berbagai merek lain hadir menawarkan teknologi serupa dengan harga yang lebih kompetitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persaingan tidak hanya datang dari sesama produsen action cam, tetapi juga dari perkembangan kamera smartphone yang semakin canggih. Banyak pengguna yang sebelumnya membutuhkan kamera khusus kini merasa cukup mengandalkan ponsel untuk merekam aktivitas sehari-hari.

Tekanan tersebut mulai terlihat dari berbagai langkah efisiensi yang dilakukan perusahaan. Setelah melakukan pengurangan jumlah karyawan dalam skala besar pada 2024, GoPro kembali mengumumkan pemangkasan tenaga kerja pada tahun ini sebagai bagian dari upaya menekan biaya operasional.

Disadur dari Rideapart, Rabu 10 Juni 2026, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perusahaan masih berupaya mencari formula baru untuk mengembalikan pertumbuhan bisnisnya.

Tantangan GoPro tidak berhenti di situ. Perseroan juga menghadapi berbagai tekanan finansial yang membuat ruang geraknya semakin terbatas. Dalam dokumen yang disampaikan kepada regulator pasar modal Amerika Serikat, perusahaan mengungkap adanya sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kemampuan mereka menjalankan bisnis ke depan.

Situasi itu membuat GoPro kini membuka berbagai opsi strategis, mulai dari mencari tambahan pendanaan hingga mempertimbangkan peluang merger atau penjualan perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa perusahaan tengah memasuki fase penting dalam sejarahnya. Sebab, bagi banyak penggemar teknologi, GoPro bukan sekadar merek kamera, melainkan salah satu pionir yang berhasil menciptakan kategori produk baru di industri elektronik konsumen.

Pada masa kejayaannya, kamera GoPro kerap muncul dalam video olahraga ekstrem, balap, selancar, pendakian gunung, hingga dokumentasi perjalanan. Popularitasnya bahkan sempat menjadikan nama GoPro sebagai istilah umum untuk kamera aksi, sama seperti orang menyebut semua mesin pencari sebagai Google.

Halaman Selanjutnya

Namun dunia teknologi bergerak cepat. Inovasi yang dulu menjadi keunggulan kini semakin mudah ditiru kompetitor. Sementara itu, konsumen juga semakin selektif dalam memilih perangkat yang menawarkan nilai terbaik.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |