Fakta-Fakta Film Istimewa, Angkat Perjuangan Anak Disabilitas

5 hours ago 2

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:27 WIB

VIVA Film Istimewa garapan Ruben Adrian tengah hangat diperbincangkan di media sosial. Film ini mengangkat kisah sekelompok anak disabilitas dalam sebuah perjalanan penuh makna untuk mencari sosok ayah yang menjadi tempat mereka pulang.

Jelang perilisannya pada 17 September 2026, berikut ini beberapa fakta menarik terkait film tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karakter Utama Film Ini

Film ini menempatkan anak-anak disabilitas sebagai karakter utama yang menggerakkan cerita. Dengan kepribadian yang beragam, rasa ingin tahu yang besar, serta dinamika yang penuh warna, mereka hadir sebagai tokoh yang memiliki mimpi, keberanian, rasa humor, dan cara unik dalam memandang dunia. Mereka juga digambarkan terus menebarkan kebaikan dan kasih sayang kepada sesama.

Sutradara Istimewa, Ruben Adrian mengatakan, film tersebut sejak awal dirancang untuk menghadirkan perspektif baru mengenai anak-anak disabilitas.

Cerita dari Kisah Nyata Teman Disabilitas

Ruben Adrian menyebut bahwa film ini begitu berarti lantaran film ini lahir dari berbagai kisah nyata dari teman-teman disabilitas.

"Yang membuat Istimewa begitu berarti bagi kami adalah karena film ini lahir dari berbagai kisah nyata yang kami dengarkan langsung dari teman-teman Istimewa. Kisah-kisah itu kemudian kami rangkai menjadi sebuah simfoni perjalanan yang penuh harapan, keberanian, dan kasih sayang,” kata sang sutradara. 

"Melalui perjalanan mencari Ayah, kami berharap penonton ikut merasakan bahwa rumah dan keluarga bisa hadir lewat penerimaan, kasih sayang, dan orang-orang yang memilih untuk tetap bersama, dengan berpijak pada nilai saling memaafkan dan saling mengasihi,” tambah Ruben.

Sementara itu, Mathias Muchus, yang memerankan sosok Pak Mahendra, mengatakan film ini menghadirkan makna keluarga yang lebih luas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang membuat saya jatuh hati pada Istimewa adalah ketulusannya. Film ini mengingatkan kita bahwa keluarga tidak selalu tentang hubungan darah, tetapi tentang siapa yang memilih untuk menerima, menjaga, dan tetap hadir ketika kita saling membutuhkan,” ungkapnya.

Melalui pendekatan tersebut, Istimewa menghadirkan representasi yang lebih inklusif dalam perfilman Indonesia. Film ini menempatkan anak-anak disabilitas sebagai pusat cerita yang menggerakkan alur melalui pilihan, keberanian, dan hubungan yang mereka bangun dengan orang-orang di sekitar mereka.

Halaman Selanjutnya

Sinopsis Cerita

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |