Jakarta, VIVA – Heboh cekcok terjadi antara satpam bernama Fiktor Harefa (27) dengan sopir mobil Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat viral di media sosial. Ternyata, sopir dan dua penumpang mobil Alphard itu merupakan anggota Polda Jawa Barat (Jabar).
"Ya, personel dari Polda Jawa Barat," ujar Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu kepada wartawan, Jumat, 24 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Braiel menegaskan tiga anggota polisi yang berada dalam mobil Alphard tersebut akan diproses lebih lanjut oleh Bid Propam Polda Jawa Barat.
"Kemudian terkait dengan tadi yang disampaikan ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti dari Subbid Propam Polda Jawa Barat," ucapnya.
Selain diusut secara etik, ketiganya juga akan diproses terkait dengan pelanggaran lalu lintas oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Polisi menyebut, mobil Alphard yang digunakan itu milik pribadi.
"Ya itu mobil pribadi. Mobil pribadi," pungkasnya.
Diketahui, Video cekcok antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, masih menjadi perbincangan.
Di tengah ramainya sorotan publik, satpam bernama Vicol akhirnya menyampaikan penjelasannya mengenai insiden yang berujung mediasi di Pos Polisi Thamrin itu.
Vicol mengakui dirinya memang memukul kaca mobil Alphard yang disebut menerobos lampu merah. Namun, tindakan itu dilakukan secara spontan karena khawatir membahayakan pejalan kaki yang saat itu sedang menyeberang.
“Setelah lampu merah tiba, giliran pejalan kaki yang lewat. Pada saat itu juga ada salah satu mobil yang menerobos lampu merah tersebut,” ujarnya dalam rekaman video yang beredar, dikutip Jumat, 24 Juli 2026.
Menurut Vicol, emosinya terpancing melihat kendaraan tetap melaju ketika pejalan kaki mendapat hak untuk menyeberang. Ia pun mengetuk kaca mobil sambil mengingatkan pengemudi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Karena saya kesal, saya pukul kaca mobilnya. Saya teriak, Woi, lampu merah," katanya.
Tak berhenti di situ, Vicol mengaku kembali menegur pengemudi saat kendaraan melambat. Namun, pengemudi disebut tidak membuka kaca mobilnya.
Halaman Selanjutnya
“Woi Pak, lampu merah. Saya cuma menyelamatkan nyawa orang lain. Terus dia tidak buka kaca mobilnya,” ujarnya.

4 hours ago
3











