Fakta-fakta Lastri: Arwah Kembang Desa, Film Terakhir Gary Iskak hingga Ceritakan Teror Gaib

5 days ago 2

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:06 WIB

VIVA – Film horor Indonesia kembali menghadirkan kisah yang mengangkat legenda masyarakat dengan sentuhan drama emosional. Salah satu yang sebentar lagi akan hadir adalah Lastri: Arwah Kembang Desa, film yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 16 Juli 2026.

Tak hanya menawarkan cerita penuh misteri dan teror supranatural, film ini juga menyimpan makna mendalam bagi para pemain dan kru. Pasalnya, film ini menjadi karya layar lebar terakhir mendiang Gary Iskak sebelum meninggal dunia pada akhir November 2025 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, film ini menggabungkan kisah urban legend, konflik keluarga, hingga balas dendam dari masa lalu yang dibalut suasana pedesaan era 1980-an. Berikut sejumlah fakta menarik tentang film ini. 

1. Mengangkat Kisah Urban Legend dengan Latar Tahun 1980-an

Lastri: Arwah Kembang Desa mengusung genre horor yang dipadukan dengan drama keluarga. Ceritanya berlatar sebuah desa pada era 1980-an, ketika berbagai kepercayaan terhadap dunia gaib masih begitu kuat di tengah masyarakat.

Film ini berpusat pada sosok Atmi, seorang perempuan lanjut usia yang hidupnya diteror oleh arwah bernama Lastri. Gangguan tersebut ternyata berkaitan dengan sebuah rahasia kelam yang terjadi sekitar tiga dekade sebelumnya.

Lastri dikisahkan sebagai seorang perempuan desa yang mengalami penderitaan hingga akhirnya memilih mengakhiri hidupnya. Namun setelah meninggal, arwahnya kembali untuk menuntut balas kepada orang-orang yang dianggap bertanggung jawab atas tragedi tersebut.

Konsep balas dendam dari masa lalu inilah yang menjadi benang merah cerita sekaligus menghadirkan ketegangan sepanjang film.

2. Teror Gaib Dibalut Drama Emosional

Berbeda dari film horor yang hanya mengandalkan kemunculan sosok menyeramkan, Lastri: Arwah Kembang Desa juga mengangkat sisi emosional para tokohnya.

Konflik keluarga, penyesalan, hingga luka lama menjadi bagian penting yang memperkuat cerita. Kehadiran arwah Lastri bukan sekadar menghadirkan rasa takut, tetapi juga membuka berbagai rahasia yang selama puluhan tahun tersimpan rapat.

Perpaduan unsur horor dan drama tersebut membuat film ini menawarkan pengalaman menonton yang lebih emosional sekaligus menegangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Menjadi Film Terakhir Gary Iskak

Salah satu alasan film ini begitu menyentuh adalah karena menjadi penampilan terakhir Gary Iskak di layar lebar.

Halaman Selanjutnya

Kehadiran mendiang dalam film tersebut menjadi kenangan yang sangat berarti bagi keluarga, khususnya sang istri, Richa Novisha. Bahkan Richa juga turut menghadiri gala premiere karya terakhir dari sang suami. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |