Fakta-fakta Menarik Gilang Arsa, Penyanyi Muda yang Punya Cerita Unik di Lagunya

2 weeks ago 11

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:41 WIB

VIVA – Perjalanan menuju usia dewasa kerap diwarnai berbagai pengalaman yang membuat seseorang mulai mengenal dirinya sendiri. Ada perubahan dalam cara memandang keluarga, hubungan, tanggung jawab, hingga rencana masa depan.

Hal tersebut turut dirasakan penyanyi muda Gilang Arsa. Memasuki usia 20 tahun, ia berada dalam fase yang menurutnya penuh perubahan. Berbagai pengalaman yang muncul kemudian menjadi bagian dari cerita yang ia tuangkan melalui lagu. Berikut sejumlah fakta menarik tentang Gilang Arsa dan fase peralihan usia yang sedang dijalaninya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Peralihan Usia Jadi Fase Penting

Salah satu hal yang menarik dari perjalanan Gilang adalah caranya melihat usia 20 tahun. Baginya, angka tersebut bukan sekadar pertambahan usia, tetapi menjadi tanda bahwa dirinya mulai memasuki tahap kehidupan dengan tanggung jawab yang berbeda.

Gilang menganggap fase peralihan tersebut sebagai masa ketika seseorang mulai mempertanyakan banyak hal mengenai kehidupan. Ia yakin fase transisi seperti ini banyak orang yang mengalami di usia berapa pun. Mungkin ada yang merasakannya di usia 25 atau 30 dan kebetulan Gilang di fase ini terjadi saat usia 19 menuju 20. 

2. Mulai Memikirkan Keluarga

Memasuki usia dewasa juga membuat Gilang semakin menyadari besarnya tanggung jawab terhadap keluarga. Hal tersebut menjadi salah satu persoalan yang kemudian ikut memengaruhi cerita dalam musiknya.

Salah satu lagu yang berkaitan dengan tema keluarga adalah “Paling Disayang Sedunia”. Karya Fiki Aulia dan Ivan Rakavino tersebut menggambarkan hubungan orang tua dengan anak yang sedang berada jauh dari rumah.

Dalam ceritanya, orang tua merasakan kerinduan, sementara sang anak berusaha memberikan keyakinan bahwa dirinya baik-baik saja.

Tema tersebut terasa semakin personal bagi Gilang ketika pada hari showcase ia mendapat kabar bahwa sang ibu sedang sakit dan membutuhkan perawatan serius.

Saat membawakan lagu tersebut, emosinya pun tidak terbendung. Gilang menangis ketika memasuki bagian akhir lagu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Lagu yang Dibawakan

Gilang juga memiliki pengalaman membawakan kembali lagu yang sudah dikenal sebelumnya. Dalam penampilannya, ia menyanyikan “Lagu Rindu”, karya Badai yang populer melalui Kerispatih.

Halaman Selanjutnya

Lagu tersebut memang tidak menjadi bagian dari EP yang sedang ia siapkan. Namun, kesempatan membawakan versi remake dari karya tersebut menjadi salah satu pengalaman dalam perjalanan bermusiknya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |