Fungsi Ginjal Tinggal 5 Persen, Terungkap Penyakit yang Diderita Trisno PAS Band Sebelum Meninggal

3 days ago 13

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:00 WIB

VIVA – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Bassist PAS Band, Trisno, meninggal dunia pada Sabtu 1 Agustus 2026 setelah menjalani perjuangan panjang melawan berbagai masalah kesehatan yang berujung pada komplikasi. Kepergian musisi yang dikenal lewat aksi panggung energiknya itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan seband, hingga para penggemarnya.

Informasi meninggalnya Trisno pertama kali diketahui melalui unggahan di akun Instagram resmi PAS Band. Meski tidak disertai keterangan lengkap, unggahan tersebut langsung dipenuhi ucapan belasungkawa dari para musisi dan penggemar yang mengenang sosok sang bassist.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presenter Edi Brokoli menjadi salah satu figur publik yang menyampaikan rasa kehilangan melalui kolom komentar.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun... sing kebat @tris_noize," tulisnya di Instagram, dikutip Minggu 2 Agustus 2026.

Ucapan belasungkawa juga datang dari bassist Slank, Ivanka. Ia memilih mengungkapkan kesedihannya dengan deretan emoji sedih, seolah tak mampu mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata.

Kondisi Kesehatan Trisno Sudah Menurun Sejak Beberapa Tahun

Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Trisno ternyata telah mengalami penurunan secara bertahap. Drummer PAS Band, Sandy, mengungkapkan bahwa dirinya bersama personel lain sebenarnya sudah menyadari adanya perubahan fisik pada Trisno dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Sandy, Trisno mulai mengalami pembengkakan pada kaki serta penurunan berat badan yang cukup signifikan. Namun, karakter Trisno yang dikenal tangguh membuatnya enggan memeriksakan diri secara serius ke dokter.

"Sebenarnya sudah beberapa tahun ini kami melihat ada yang enggak beres sama kesehatan Trisno seperti kaki yang membengkak, agak kurus. Tapi emang Trisno itu rock n roll banget, enggak mau bener-bener periksa ke dokter," ujar Sandy kepada awak media, beberapa waktu lalu.

Sikap tersebut membuat penyakit yang dideritanya baru terdeteksi ketika kondisinya sudah semakin memburuk.

Fungsi Ginjal Tinggal 5 Persen, Harus Jalani Cuci Darah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesehatan Trisno terus menurun hingga beberapa minggu terakhir sebelum meninggal. Saat tubuhnya sudah sangat lemah, keluarga akhirnya memutuskan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan kondisi yang cukup memprihatinkan. Fungsi ginjal Trisno dilaporkan hanya tersisa sekitar lima persen, sehingga ia harus segera menjalani prosedur cuci darah atau hemodialisis.

Halaman Selanjutnya

"Akhirnya ketahuan terjadi gagal ginjal dan kira-kira fungsinya tinggal 5 persen, dan harus cuci darah. Baru minggu lalu akhirnya bener-bener kita bawa ke rumah sakit karena sudah lemah di rumah," lanjut Sandy.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |