Gak Harus Selalu Lucu, Motif Tradisional Juga Perlu Dikenalkan pada Busana Anak

4 hours ago 3

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

VIVA – Busana anak selama ini kerap identik dengan warna cerah, motif menggemaskan, dan desain yang dibuat untuk menunjang aktivitas si kecil. Namun, perkembangan dunia mode menunjukkan bahwa pakaian anak juga dapat menjadi medium untuk mengenalkan nilai budaya dan kekayaan tradisi Indonesia.

Penggunaan motif yang terinspirasi dari wastra Nusantara menjadi salah satu cara yang dapat membuat busana anak memiliki cerita lebih dari sekadar penampilan. Dengan sentuhan desain yang lebih modern, unsur tradisional pun bisa dikenalkan kepada generasi muda tanpa terlihat terlalu formal atau kuno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Busana Anak Mulai Membawa Unsur Budaya

Tren tersebut terlihat dari semakin banyaknya eksplorasi motif tradisional yang diterapkan ke dalam pakaian dengan gaya kontemporer. Batik, motif flora Nusantara, hingga pola yang terinspirasi dari berbagai warisan budaya dapat diterjemahkan menjadi busana yang tetap sesuai dengan karakter anak.

Pendekatan semacam ini membuat pakaian tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari pengenalan budaya sejak dini. Anak dapat mengenal bentuk, warna, dan motif khas Indonesia melalui sesuatu yang dekat dengan kesehariannya.

Salah satu contoh hadir melalui koleksi anak yang diperkenalkan dalam rangkaian acara perayaan perjalanan 17 tahun sebuah label mode Indonesia. Koleksi tersebut menghadirkan eksplorasi motif yang memadukan unsur tradisional Indonesia dengan pengaruh dekoratif dari budaya lain.

Motif Tradisional Dikemas Lebih Modern

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koleksi tersebut menggabungkan dua eksplorasi motif, yakni Purana x Afganial dan Regal Bloom. Salah satunya mengambil inspirasi dari karya seni bertajuk Abundance karya Anton Afganial. Eksplorasi tersebut menerapkan sapuan kuas yang ekspresif ke dalam motif pakaian sehingga menghasilkan tampilan yang lebih artistik. Sementara itu, motif Regal Bloom memadukan unsur dekoratif klasik Eropa dengan elemen yang terinspirasi dari warisan budaya Indonesia.

Beberapa corak yang digunakan antara lain Tartan Parang, Puspa Paisley, Bakung Melati, dan Merpati Pelangi. Perpaduan tersebut mempertemukan struktur garis tartan dengan karakter motif batik serta elemen flora tropis Nusantara. Busana dirancang sebagai bagian dari upaya meneruskan keindahan motif wastra Nusantara kepada generasi berikutnya.

Halaman Selanjutnya

"Lahir dari kerinduan kami untuk meneruskan keindahan motif wastra Nusantara serta semangat keberlanjutan kepada generasi penerus bangsa. Melalui perpaduan mahakarya 'Abundance' dan koleksi Regal Bloom, tradisi bertemu dengan inovasi sehingga warisan budaya Indonesia dapat mekar menjadi bagian dari gaya hidup modern anak-anak secara berkelanjutan," ujar Andarina Sumarno, Co-Founder & CEO Purana Group.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |