VIVA – Industri game sedang memasuki babak baru. Jika selama puluhan tahun gamer harus membeli konsol seperti PlayStation, Xbox, atau Nintendo untuk menikmati game AAA, kini layanan cloud gaming menawarkan pendekatan berbeda: memainkan game berkualitas tinggi tanpa harus memiliki perangkat keras yang mahal.
Layanan seperti Xbox Cloud Gaming, NVIDIA GeForce NOW, hingga Amazon Luna membuat pemain cukup bermodalkan koneksi internet dan perangkat sederhana seperti laptop, smartphone, smart TV, atau tablet. Di sisi lain, konsol tradisional tetap menjadi pilihan utama bagi gamer yang mengutamakan performa maksimal dan pengalaman bermain tanpa kompromi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lalu, mana yang sebenarnya lebih unggul? Berikut VIVA telah merangkum Jum'at, 10 Juli 2026, Jawabannya tidak sesederhana memilih teknologi yang lebih baru. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan, mulai dari performa, biaya jangka panjang, hingga kenyamanan penggunaan.
Performa: Konsol Masih Sulit Ditandingi
Dari sisi performa, konsol masih menjadi standar utama untuk pengalaman bermain terbaik.
Game dijalankan langsung oleh perangkat, sehingga tidak bergantung pada kualitas internet. Hal ini menghasilkan latensi yang sangat rendah, frame rate lebih stabil, serta kualitas gambar yang konsisten. Pada konsol terbaru seperti PlayStation 5 Pro atau Xbox Series X, banyak game dapat dimainkan dalam resolusi tinggi dengan refresh rate hingga 120 fps, lengkap dengan teknologi ray tracing dan SSD berkecepatan tinggi.
Sebaliknya, cloud gaming tetap bergantung pada koneksi internet. Meskipun server modern mampu menjalankan game dengan GPU yang sangat bertenaga, gambar harus dikirim melalui internet dalam bentuk video streaming. Akibatnya, selalu ada tambahan latensi dan kompresi gambar, terutama jika koneksi tidak stabil.
Bagi game kompetitif seperti FPS atau game fighting, selisih respons beberapa puluh milidetik saja dapat memengaruhi pengalaman bermain. Karena itu, banyak pemain esports masih memilih bermain secara lokal menggunakan konsol atau PC.
Biaya Awal: Cloud Gaming Lebih Ramah Kantong
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sinilah cloud gaming memiliki keunggulan yang cukup besar.
Untuk mulai bermain di konsol, pengguna harus membeli perangkat yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah, kemudian membeli game secara terpisah atau berlangganan layanan tertentu.
Halaman Selanjutnya
Cloud gaming menghilangkan kebutuhan membeli perangkat gaming khusus. Dengan biaya langganan bulanan, pemain bisa langsung mengakses ratusan game menggunakan perangkat yang sudah dimiliki, seperti laptop lama, tablet, atau smart TV.

4 days ago
2











