Gibran Pastikan Korban Gempa NTT Dapat Keringanan Masa Tenggang Pembayaran Kredit

7 hours ago 2

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Manggarai Timur, VIVA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengupayakan pemberian masa tenggang pembayaran kredit bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar tidak terbebani selama masa bencana.

Saat meninjau posko pengungsian di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Gibran mendengarkan aspirasi warga mengenai dampak ekonomi gempa, termasuk kekhawatiran terkait pembayaran pinjaman atau kredit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti akan diberikan sedikit keleluasaan biar tidak terbebani selama masa bencana. Tadi pagi sudah saya koordinasikan," kata Gibran, Jumat, 21 Agustus 2026.

Dalam kunjungannya ke Manggarai Timur, Gibran juga menyampaikan akan ada masa tenggang (grace period) terkait kredit usaha yang sulit dibayarkan warga akibat kondisi ekonomi setelah gempa.

"Nanti akan ada 'grace period', nanti akan diberikan keleluasaan biar tidak terbebani di masa bencana," katanya.

Selain persoalan kredit, sejumlah pengungsi menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan anggota keluarga mereka yang tengah menjalani perawatan di tenda-tenda pada sejumlah posko pengungsian.

Menanggapi hal tersebut, Gibran meminta pihak terkait merujuk pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke rumah sakit dengan fasilitas kesehatan yang memadai.

Sebelumnya, Gibran pada Jumat meninjau sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur yang terdampak gempa NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wapres juga mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian dan rumah sakit di Kabupaten Sikka pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 83 orang, sedangkan korban luka-luka tercatat sebanyak 986 orang. (Ant)

Sekolah di Flores Rusak Imbas Gempa di NTT

1.378 Sekolah di Flores NTT Rusak Akibat Gempa M 7,7

BNPB mencatat total 1.378 sekolah di wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kerusakan akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan itu.

img_title

VIVA.co.id

21 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |