VIVA –Gunung Anak Krakatau yang berada di Lampung Selatan mengalami erupsi menerus sejak Jumat 4 September pukul 23.07 WIB hingga pengamatan Sabtu 5 September 2026 pukul 06.00 WIB. Pada periode pengamatan Sabtu 5 September 2025 pada pukul 00.01 WIB terjadi erupsi dengan amplitudo maksimum 70 mm.
"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 00:01 WIB. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 0 detik," demikian keterangan resmi dari akun X @badan_geologi dikutip Sabtu 5 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu melansir situs resmi Magma Kementerian ESDM, aktivitas erupsi yang masih berlangsung saat laporan dibuaat diintepretasikan sebagai 'Lava Fontain' atau lava air mancur.
Di sisi lain, berdasarkan gambaran anak Krakatau saat ini gunung api tersebut dalam kondisi cerah berawan hingga mendung.
"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-300 meter dari puncak. Cuaca berawan, angin lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 26.6-26.9°C. Kelembaban 84%. Letusan teramati dengan tinggi 300 meter dari puncak, kolom abu letusan berwarna hitam," demikian keterangan dari situs resmi MAGMA.esdm.go.id.
Menyusul dengan erupsi gunung Anak Krakatau Badan Geologi Kementerian ESDM menghimbau masyarakat agar menghindari radius 3km dari Puncak Anak Gunung Krakatau.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif," demikian keterangan dari laman resmi tersebut.
Sebelumnya sempat ramai suara dentuman terdengar warganet di beberapa kota, di antaranya Bandung, Purwakarta, dan Jakarta, pada Jumat tengah malam, 4 September 2026 hingga Sabtu dini hari tadi. Warganet mendengar suara dentuman sayup-sayup hingga berkali-kali. Dentuman tersebut diperkirakan merupakan hasil aktivitas dari gunung Anak Krakatau.
Dentuman Keras Iringi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Begini Penjelasan BNPB
Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, masih berlangsung hingga Sabtu pagi, 5 September 2026. Erupsi disertai dentuman.
VIVA.co.id
5 September 2026

3 hours ago
1













