London, VIVA - Nama Jensen Interceptor kembali muncul setelah puluhan tahun menghilang dari industri otomotif. Jensen International Automotive (JIA) memperkenalkan Interceptor GTX, mobil sport khusus lintasan yang membawa mesin V8 supercharged dengan tenaga mencapai 960 daya kuda.
Jensen Interceptor dikenal sebagai grand tourer asal Inggris yang pertama kali diperkenalkan pada 1966 dan produksinya berakhir pada 1976. Kebangkitan nama tersebut kini hadir dalam bentuk yang jauh lebih agresif, tetapi GTX bukanlah hasil restorasi atau restomod dari mobil klasik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Sabtu 5 September 2026, JIA menyebut Interceptor GTX sebagai mobil yang dikembangkan dari nol dengan sasis aluminium dan bodi aluminium yang dibuat secara manual di Inggris. Sekitar 80 persen desain eksterior GTX juga disebut akan dipertahankan pada model Interceptor masa depan yang ditujukan untuk penggunaan jalan raya.
Di balik kap mesinnya terdapat V8 berkapasitas 6,8 liter yang dipasangkan dengan supercharger 2,65 liter. Mesin tersebut dikembangkan oleh Late Model Engines dari Texas dan menghasilkan tenaga 960 dk.
Tenaga besar itu disalurkan ke roda belakang melalui poros penggerak berbahan serat karbon. Transmisinya menggunakan sequential enam percepatan yang dapat dioperasikan melalui paddle shift maupun tuas, sementara versi jalan raya nantinya direncanakan memakai pilihan transmisi manual enam percepatan atau otomatis konvensional.
Karena dibuat untuk lintasan, Interceptor GTX mendapatkan sejumlah perangkat yang berorientasi pada performa. Suspensinya menggunakan model double-wishbone dengan peredam tiga arah, sedangkan bodi dan sasis aluminium membantu menjaga bobot tetap terkendali.
Bagian aerodinamika juga menjadi perhatian besar pada mobil ini. GTX dilengkapi sayap belakang berbahan karbon berukuran besar, ditambah splitter, lantai rata, dan diffuser yang secara keseluruhan mampu menghasilkan lebih dari 350 kg downforce pada kecepatan tertentu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kabin Interceptor GTX dibuat dengan pendekatan mobil balap. Di dalamnya terdapat jok balap berbahan karbon, sabuk pengaman enam titik, roll cage dan perangkat pemantauan kendaraan, sementara berbagai fitur yang tidak diperlukan untuk penggunaan di sirkuit disingkirkan.
Meski GTX hanya ditujukan untuk lintasan, proyek ini bukan akhir dari kebangkitan Jensen. JIA telah menyiapkan Interceptor GTR yang akan dibuat legal digunakan di jalan raya, disusul model GT yang lebih mewah untuk penggunaan grand touring.
Halaman Selanjutnya
Menariknya, GTX bukan sekadar proyek nostalgia untuk menghidupkan kembali nama lama. Jensen ingin menjadikannya sebagai awal dari keluarga Interceptor baru, dengan mempertahankan karakter desain klasik tetapi menggabungkannya dengan teknologi sasis dan performa modern.

1 hour ago
1













