Gus Ipul Ungkap 1.400 Penerima Bansos Terindikasi Judol, Penyaluran Ditahan Sementara

1 week ago 17

Senin, 7 September 2026 - 10:49 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Sosial (Kemensos) menahan sementara penyaluran bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) dan program sembako/BPNT tahap III periode Juli-September 2026.

Langkah tersebut dilakukan terhadap 1.400 lebih keluarga penerima manfaat yang terindikasi terlibat judi online atau judol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan realisasi penyaluran bansos triwulan ketiga saat ini sudah mencapai di atas 80 persen dari total kuota penerima nasional yakni 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Prosesnya sudah jalan, sudah lebih dari 80 persen, mendekati 90 persen yang kami salurkan. Karena sekaligus kami memerlukan waktu untuk penelusuran yang terindikasi judi online," kata Gus Ipul.

Gus Ipul menuturkan, pendalaman data dilakukan secara cermat guna memastikan apakah transaksi judol tersebut dilakukan langsung oleh penerima manfaat atau oleh anggota keluarga lainnya.

Kemensos, kata dia, menemukan pola dimana rekening penerima bantuan tercatat atas nama ibu rumah tangga, namun penyalahgunaan akun atau rekening untuk judi dilakukan oleh suami atau anak dari penerima manfaat.

"Ada 1.400 lebih yang terindikasi, sehingga kami perlu memastikan data itu sesuai kenyataan di lapangan. Biasanya rekening atas nama ibunya, tapi yang main judi online itu anaknya atau suaminya," ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses verifikasi faktual ini menjadi dasar bagi Kemensos untuk menentukan keberlanjutan status kepesertaan KPM, guna memastikan dana bantuan sosial pemerintah tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kegiatan menyimpang.

"Di sisi lain kami membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk KPM melakukan penyanggahan dan ini juga berjalan di lapangan, yang melibatkan kades (kepala desa), pemda setempat," pungkas Gus Ipul. (Ant)

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Kemensos Usut Dugaan Pegawai Pakai Duit Kementerian Buat Judi Online

Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mengusut temuan indikasi oknum pegawai menggunakan uang anggaran kedinasan kementerian untuk transaksi judi online (judol).

img_title

VIVA.co.id

7 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |