Habibur Rochman Bantah Isu Minta Blokir Rekening Botok AMPB: Fitnah dan Hoaks

2 weeks ago 12

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem Habibur Rochman membantah isu yang menyebut dirinya meminta atau menginstruksikan pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Habibur menegaskan tidak pernah melaporkan Supriyono maupun meminta pihak perbankan dan aparat penegak hukum (APH) melakukan pemblokiran rekening.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya ingin meluruskan terkait simpang siur kabar yang beredar, di mana ada pencatutan nama saya sebagai orang yang melaporkan seorang warga Pati untuk memblokir rekeningnya di suatu perbankan atau Bank Mandiri,” kata Habibur di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

Ia juga memastikan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan tersebut.

“Saya perlu luruskan bahwa saya tidak pernah menyuruh atau menginstruksikan, bahkan kewenangan pun saya tidak punya untuk melakukan hal semacam itu. Jauh dari istilahnya kemampuan saya untuk memblokir rekening seseorang di suatu perbankan ataupun kepada pihak APH khususnya,” imbuhnya.

Habibur menduga munculnya isu tersebut dipicu kemiripan nama. Namun, ia memastikan sosok yang disebut dalam informasi tersebut bukan dirinya.

“Saya ingin meluruskan bahwa mungkin ada kemiripan nama, tapi saya tegaskan sekali lagi, haqul yakin 1.000 persen bahwa itu bukanlah saya orangnya,” ujarnya.

Habibur juga meluruskan informasi di media sosial yang menyebut sosok bernama Muhammad Habiburrohman sebagai anggota DPR dari Pati.

Ia menegaskan dirinya bukan anggota DPRD Pati maupun anggota DPR RI dari daerah pemilihan Pati.

“Saya bukan anggota DPRD Pati ataupun anggota DPR RI dari Dapil Pati. Saya anggota DPR RI dari Dapil 8 Jawa Timur, meliputi Kabupaten/Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan Kabupaten/Kota Madiun,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Habibur, perbedaan daerah pemilihan tersebut menjadi salah satu fakta yang menunjukkan informasi yang mengaitkan dirinya dengan pemblokiran rekening warga Pati tidak berdasar.

“Dari situ saja sudah jelas bahwa itu adalah fitnah dan juga hoaks yang tidak berdasar. Tentu ini sangat-sangat mencoreng nama baik saya sebagai pribadi, kemudian DPR RI secara institusi, dan juga Partai NasDem secara kepartaian,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Habibur mengaku awalnya tidak terlalu mempersoalkan serangan di media sosial karena merasa tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |