Harga Emas Hari Ini 15 Juni 2026: Produk Antam Kinclong, Global Meroket

1 hour ago 1

Senin, 15 Juni 2026 - 10:45 WIB

Jakarta, VIVA – Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.729.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu naik Rp 18.000 per gram dibanding perdagangan terakhir pekan kemarin.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Senin, 15 Juni 2026, harga pembelian kembali atau buyback emas ditetapkan menjadi seharga Rp2.500.000 per gram. Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun harga emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp 13.420 juta, 10 gram Rp 26.785 juta, 25 gram Rp 66,837 juta dan 50 gram Rp 133,595 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp 267.112 juta, 250 gram Rp 667.515 juta dan emas 500 gram Rp 1.334.820 juta.

Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp 1,414,5 juta dan 1.000 gram senilai Rp 2,669,6 miliar.

Untuk diketahui, harga penjualan emas batangan Antam ini belum termasuk pajak. Sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi harga jual dikenakan potongan pajak.

Ilustrasi Investasi Emas

Photo :

  • Ilustrasi Investasi Emas

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai.

Emas global

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, harga emas global meroket setilha pejabat AS dan Iran separate mengakhiri konflik yang terjadi atara kedua negara. Harga minyak turun dan kekhawatiran tentang iflası dan suku bunga AS lebih tinggi mereda.

Dilansir dari The Economic Times, harga emas di pasar spot global naik 2 persen menjadi US$4.304,11 per ons. Sedangkan, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus naik 2 persen menjadi US$4.325,2 per ons.

Kolase Foto Mojtaba Khamenei dan Donald Trump

Penguatan Rupiah Turut Ditopang Kesepakatan Final Perdamaian Iran-AS

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah dipicu harapan perdamaian di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

img_title

VIVA.co.id

15 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |