Harga Emas Hari Ini 2 September 2026: Produk Antam Anjlok, Global Bervariasi

1 week ago 8

Rabu, 2 September 2026 - 11:48 WIB

Jakarta, VIVA – Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.624.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu anjlok Rp 40.000 per gram dibanding perdagangan kemarin.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Rabu, 2 September 2026, harga pembelian kembali atau buyback emas ditetapkan Rp2.477.000 per gram. Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun harga emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp 12,895 juta, 10 gram Rp 25,735 juta, 25 gram Rp 64,212 juta dan 50 gram Rp 128,345 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp 256,612 juta, 250 gram Rp 641,265 juta dan emas 500 gram Rp 1,282,320 miliar.

Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp 1,362 juta dan 1.000 gram senilai Rp 2,564,6 miliar.

Untuk diketahui, harga penjualan emas batangan Antam ini belum termasuk pajak. Sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi harga jual dikenakan potongan pajak.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai.

Emas global

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga emas global bervarias pada perdagangan pagi ini tertekan kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS dan penguatan dolar. Investor juga menantikan data ketenagakerjaan AS untuk mendapatkan petunjuk terkait kebijakan suku bunga.

Dilansir dari The Economic Times, harga emas di pasar spot internacional stabil di level US$4.333,49 per ons. Sementara itu, kontrakt berjangka emas AS turun 0,4 persen menjadi US$4380,40 per ons.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman

Menteri Maman Pastikan UMKM Kuasai Ini Dulu Sebelum Ekspansi Pasar Global

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pengusaha UMKM harus memperkuat fundamental usaha dan menguasai pasar domestik sebelum global

img_title

VIVA.co.id

2 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |