Bantul, VIVA – PSIM Jogja harus puas berbagi poin dengan Persita Tangerang pada pekan perdana Super League 2026/2027. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Luquinhas, Laskar Mataram terhindar dari kekalahan setelah Adrian Purzycki mencetak gol penyama kedudukan pada penghujung pertandingan.
Duel PSIM Jogja kontra Persita Tangerang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu, 5 September 2026. Pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut berjalan cukup ketat sejak awal, dengan kedua tim silih berganti membangun serangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persita tampil cukup berani dengan mengandalkan kecepatan di lini depan. Hokky Caraka beberapa kali menjadi pemain yang merepotkan barisan pertahanan PSIM, sementara Luquinhas dan Alexandre Ramalingom juga aktif mencari ruang di sekitar kotak penalti.
PSIM mengandalkan kombinasi Ze Valente, Pulga Vidal, Riyatno Abiyoso, dan Adrian Dalmau untuk membongkar pertahanan Pendekar Cisadane. Namun, sejumlah peluang yang hadir belum mampu menghasilkan gol.
PSIM dan Persita Sama-sama Gagal Memecah Kebuntuan
Pertandingan berlangsung dalam tempo yang cukup terbuka pada babak pertama. PSIM sempat lebih banyak menguasai bola, tetapi Persita mampu merespons dengan tekanan dan serangan balik yang membuat tuan rumah tidak leluasa mengembangkan permainan.
PSIM memperoleh peluang melalui Riyatno Abiyoso dan Pulga Vidal. Tendangan keduanya dari luar kotak penalti masih belum mengarah tepat ke sasaran.
Persita juga memiliki kesempatan emas melalui Alexandre Ramalingom. Penyerang asal Madagaskar tersebut mendapat ruang setelah menerima umpan dari sisi sayap, tetapi penyelesaiannya masih melambung di atas gawang Cahya Supriadi.
Memasuki penghujung babak pertama, PSIM meningkatkan tekanan. Riyatno Abiyoso, Adrian Dalmau, hingga Pulga Vidal sempat mendapatkan kesempatan untuk membuka keunggulan. Namun, pertahanan Persita masih mampu meredam ancaman tersebut.
Tidak ada gol hingga turun minum. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor 0-0.
Luquinhas Manfaatkan Kelengahan PSIM
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persita tampil lebih agresif setelah pertandingan memasuki babak kedua. Pendekar Cisadane akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-49.
Luquinhas memanfaatkan situasi di lini belakang PSIM setelah terjadi miskomunikasi antara Cahya Supriadi dan barisan pertahanan tuan rumah. Pemain asal Brasil itu kemudian mampu melewati penjagaan dan menaklukkan Cahya.
Halaman Selanjutnya
Persita pun unggul 1-0.

1 week ago
22













