Hati-Hati! Nonton Drama China Dibayar Ternyata Bisa Jadi Modus Penipuan, OJK Ungkap Ribuan Aduan Keuangan Ilegal

1 week ago 11

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Jakarta, VIVA – Masyarakat diminta semakin waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang terus berkembang dengan modus yang semakin beragam. Salah satu modus yang kini menjadi perhatian adalah tawaran mendapatkan keuntungan hanya dengan menonton film atau drama China.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa praktik tersebut termasuk dalam daftar modus penipuan yang ditemukan dan ditindaklanjuti oleh Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI). Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan instan yang menjanjikan imbal hasil hanya dengan menyelesaikan tugas-tugas sederhana secara daring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengatakan bahwa hingga 20 Mei 2026, pihaknya menerima ribuan pengaduan masyarakat terkait aktivitas keuangan ilegal.

"Dari total tersebut, 14.380 pengaduan mengenai pinjaman online ilegal, 2.601 pengaduan terkait investasi ilegal, dan 124 pengaduan terkait gadai ilegal," ujar Dicky dalam konferensi pers virtual, Jumat, 5 Juni 2026.

OJK Terima Lebih dari 17 Ribu Pengaduan

Berdasarkan data OJK, sejak 1 Januari hingga 20 Mei 2026, jumlah pengaduan terkait entitas ilegal mencapai 17.105 laporan. Angka tersebut menunjukkan masih tingginya aktivitas keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, OJK bersama Satgas PASTI melakukan berbagai langkah penegakan. Hasilnya, sebanyak 951 entitas pinjaman online ilegal berhasil dihentikan. Selain itu, terdapat 8 penawaran investasi ilegal dan 1 aktivitas keuangan ilegal lainnya yang juga telah ditindak melalui penghentian operasional pada sejumlah situs maupun aplikasi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari berbagai praktik yang tidak memiliki izin dan berisiko menimbulkan kerugian finansial.

Modus Nonton Drama China hingga Beli Hak Cipta Film

Dicky mengungkapkan bahwa sepanjang Mei 2026, Satgas PASTI menemukan sejumlah modus baru yang digunakan pelaku untuk menarik korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang menjadi sorotan adalah modus yang menawarkan pekerjaan menonton film atau drama China untuk memperoleh keuntungan. Modus tersebut kerap dibungkus dengan skema tugas sederhana yang menjanjikan komisi atau pendapatan tambahan.

Selain itu, terdapat pula modus yang mengajak masyarakat melakukan pembelian hak cipta film dengan iming-iming keuntungan tertentu. Tawaran seperti ini dinilai patut dicurigai karena sering digunakan untuk menarik dana dari korban sebelum akhirnya pelaku menghilang.

Halaman Selanjutnya

OJK menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih kritis terhadap setiap tawaran investasi maupun pekerjaan daring yang menjanjikan keuntungan cepat tanpa risiko yang jelas.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |