Selasa, 1 September 2026 - 16:02 WIB
VIVA – Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov membantah adanya aktivitas perekrutan warga negara Indonesia untuk bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia. Pernyataan ini disampaikan di tengah polemik terkait dugaan delapan WNI yang disebut bergabung dengan militer Rusia.
Tolchenov menegaskan, perwakilan Rusia di Indonesia tidak pernah melakukan perekrutan untuk kepentingan militer Rusia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kantor perwakilan Rusia di manapun di Indonesia sama sekali tidak melakukan rekrutmen untuk angkatan bersenjata Rusia,” kata Tolchenov seusai konferensi pers roadshow Komite Pariwisata Kota Moskow (Mostourism) di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.
Menurut dia, memang terdapat sejumlah warga negara asing yang berada di Rusia, baik sebagai pekerja, mahasiswa maupun wisatawan, kemudian memutuskan bergabung dengan angkatan bersenjata negara tersebut.
Namun, keputusan untuk bergabung disebut merupakan pilihan pribadi masing-masing individu. Tolchenov kembali menekankan bahwa kedutaan Rusia tidak memiliki keterlibatan dalam proses perekrutan tersebut.
“Diakui memang tak sedikit warga negara asing di militer Rusia, tetapi kedutaan besar sama sekali tak terlibat melakukan rekrutmen di dalamnya,” ucap Dubes Rusia.
Rusia Siap Bekerja Sama dengan Indonesia
Tolchenov juga mengaku telah mengetahui langkah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI yang tengah memverifikasi informasi mengenai delapan WNI yang diduga bergabung dengan militer Rusia.
Dia menyatakan pemerintah Rusia siap memberikan informasi apabila Kemlu RI membutuhkan penjelasan terkait persoalan tersebut.
“Jika mereka ingin menanyakan sesuatu pada kami, tentu saja kami siap memberi penjelasan maupun bekerja sama,” kata dia.
Isu mengenai keberadaan WNI dalam militer Rusia sebelumnya mencuat setelah Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina pada 27 Agustus 2026 menyebut adanya delapan WNI yang direkrut untuk bertempur dalam perang Rusia-Ukraina.
Menurut laporan The New Voice of Ukraine, badan intelijen tersebut mengklaim telah memperoleh dokumen yang disebut mengonfirmasi proses perekrutan warga Indonesia.
Laporan itu juga menyebut perekrutan warga negara asing dapat menjadi salah satu cara Kremlin menambah kekuatan pasukannya di tengah perang yang masih berlangsung.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemlu RI Dalami Dugaan Perekrutan
Di Indonesia, Kemlu RI memastikan proses verifikasi terhadap informasi tersebut masih berjalan. Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pihaknya melakukan penelusuran melalui Perwakilan RI di luar negeri serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
Halaman Selanjutnya
Pemerintah juga tidak hanya memeriksa dugaan keterlibatan para WNI dalam militer Rusia, tetapi turut mendalami bagaimana mereka bisa berada dalam situasi tersebut.

1 week ago
9













