VIVA – Memilih HP untuk dipakai sampai 2030 bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi paling tinggi. Di pasar smartphone saat ini, konsumen justru dihadapkan pada pilihan menarik: membeli flagship yang sudah berusia sekitar tiga tahun atau mengambil mid-range baru dengan teknologi dan dukungan software yang lebih panjang.
Secara spesifikasi, flagship lama masih bisa terlihat lebih menggoda. Prosesornya biasanya lebih kencang, kamera lebih lengkap, material lebih premium, dan fitur kelas atas yang belum tentu tersedia di kelas menengah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, ada satu masalah besar: usia perangkat dan sisa masa dukungan software.
HP Flagship Lama Masih Punya Keunggulan Performa
Flagship tiga tahun lalu sebenarnya belum tentu terasa tua. Salah satu contohnya adalah perangkat yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 2.
Qualcomm mencatat Snapdragon 8 Gen 2 memiliki CPU dengan kecepatan hingga 3,36 GHz, GPU Adreno, serta modem Snapdragon X70 5G dengan kemampuan unduh hingga 10 Gbps. Spesifikasi seperti ini masih tergolong kuat untuk bermain game, multitasking, fotografi, hingga penggunaan aplikasi berat.
Keunggulan lainnya berada pada kualitas hardware. Flagship umumnya mendapatkan layar yang lebih baik, kamera telefoto, speaker stereo, material bodi premium, serta fitur konektivitas yang lebih lengkap.
Artinya, jika menemukan flagship tiga tahun lalu dalam kondisi sangat baik dengan harga jauh lebih murah, perangkat tersebut masih dapat menjadi pilihan menarik.
Tetapi Ada Masalah dengan Umur Software
Kelemahan terbesar flagship lama adalah sisa dukungan software.
Ambil contoh Samsung Galaxy S23 yang diperkenalkan pada 2023. Samsung menjanjikan empat generasi pembaruan sistem operasi dan lima tahun pembaruan keamanan untuk seri tersebut.
Dengan demikian, ketika membeli Galaxy S23 pada 2026, sebagian masa dukungan yang dijanjikan Samsung sudah berjalan. Untuk target penggunaan hingga 2030, pembeli perlu menghitung berapa lama lagi pembaruan keamanan dan sistem operasi akan tersedia.
Situasinya berbeda jika memilih mid-range generasi baru dengan kebijakan software yang lebih panjang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mid-Range Baru Mulai Menyerupai Investasi Jangka Panjang
Samsung Galaxy A56 5G bisa menjadi contoh menarik untuk melihat perubahan strategi smartphone kelas menengah.
Halaman Selanjutnya
Samsung memberikan dukungan hingga enam generasi upgrade sistem operasi dan enam tahun pembaruan keamanan pada Galaxy A56 5G. Perangkat ini juga membawa baterai 5.000 mAh, layar Super AMOLED 6,7 inci, serta sertifikasi IP67.

1 week ago
22













