Hujan Abu Vulkanik Bisa Bikin Motor Rusak, Ini Bagian yang Wajib Dicek

6 days ago 2

Selasa, 8 September 2026 - 11:51 WIB

Jakarta, VIVA - Hujan abu vulkanik bukan hanya membuat perjalanan dengan sepeda motor menjadi lebih berisiko, tetapi juga bisa berdampak pada sejumlah komponen kendaraan. Partikel abu yang sangat halus dapat menempel, masuk ke bagian tertentu, hingga mengganggu kinerja motor jika tidak segera ditangani.

Karena itu, motor yang terpapar abu vulkanik perlu mendapat perhatian meski secara kasat mata masih terlihat normal. Ada beberapa bagian yang sebaiknya diperiksa setelah kendaraan digunakan atau terparkir di area yang terkena abu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu komponen yang perlu diperhatikan adalah filter udara. Abu vulkanik dapat menumpuk pada filter dan menghambat aliran udara menuju mesin, sehingga dalam kondisi tertentu bisa memengaruhi performa kendaraan.

Bagian lain yang tidak kalah penting adalah sistem pengereman. Abu yang menempel di area cakram, kampas rem, maupun komponen terkait dapat mengganggu kinerja pengereman, terutama jika bercampur dengan air atau kotoran lain.

Untuk motor dengan transmisi otomatis, area CVT juga perlu diperiksa setelah terpapar abu. Partikel dapat masuk melalui saluran udara CVT dan menumpuk di dalam rumah CVT, sehingga pemeriksaan serta pembersihan diperlukan apabila kendaraan cukup lama berada di lingkungan penuh abu.

Pada motor dengan rantai, bagian tersebut juga harus diperhatikan. Abu yang bercampur dengan pelumas dapat membentuk kotoran yang menempel pada rantai dan komponen penggeraknya, sehingga sebaiknya dibersihkan sebelum kembali digunakan secara normal.

Area mesin dan komponen bergerak juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada tumpukan abu. Pengendara sebaiknya tidak langsung menggosok bagian kendaraan yang penuh abu dalam kondisi kering karena sifat abrasif partikel tersebut berpotensi menimbulkan goresan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Daniel Aria Sulistya Nugroho mengatakan pengendara perlu memprediksi bahaya sejak awal dan tidak memaksakan diri ketika kondisi berkendara sudah tidak aman.

“Lakukan persiapan sebelum perjalanan, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, perhatikan kondisi jalan, dan segera menepi apabila kondisi sudah tidak memungkinkan untuk berkendara dengan aman,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Selasa 8 September 2026.

Halaman Selanjutnya

Selain komponen mekanis, lampu depan dan belakang serta area roda juga perlu diperiksa. Abu yang menempel pada permukaan lampu dapat mengurangi pencahayaan, sedangkan tumpukan kotoran di sekitar roda berpotensi mengganggu kebersihan dan fungsi komponen.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |