IHSG Dibuka Menguat Cenderung Datar, Bursa Asia Variatif dan Wall Street Melemah

6 hours ago 3

Rabu, 29 April 2026 - 09:02 WIB

Jakarta, VIVA IHSG dibuka menguat 24 poin atau 0,34 persen di level 7.096 pada pembukaan perdagangan Rabu, 29 April 2026.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi datar atau sideways dibayangi pelemahan pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG berpotensi bergerak sideways cenderung melemah hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 29 April 2026.

IHSG.

Photo :

  • VIVA/Muhamad Solihin

Dia mengatakan, Bursa Asia bervariasi pada perdagangan Selasa kemarin, dengan mayoritas indeks melemah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,02 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,95 persen, CSI 300 China melemah 0,27 persen, dan Taiex Taiwan melemah 0,24 persen.

Kemudian Kospi Korea Selatan naik 0,39 persen, ASX 200 Australia berkurang 0,64 persen, Straits Times turun 0,10 persen dan FTSE Malaysia naik 0,72 persen.

Bursa Asia ditutup mixed namun masih bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Februari 2026, karena para pedagang menanti katalis baru dari Timur Tengah serta serangkaian keputusan bank sentral dan pendapatan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar pekan ini.

Selain itu, bank sentral secara global diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Investor kini mengalihkan fokus ke laporan pendapatan raksasa teknologi untuk menguji apakah reli saham baru-baru ini dapat dipertahankan.

"Support IHSG berada di level 6.900-7.000 sementara resist IHSG di rentang 7.100-7.200," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup kompak melemah pada perdagangan Selasa kemarin, tertekan pada saham teknologi terutama sektor semikonduktor. Indeks S&P 500 turun 0,49 persen, Nasdaq Composite terkoreksi 0,9 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,05 persen.

Pelemahan pasar disebabkan laporan yang menyoroti perlambatan kinerja OpenAI, termasuk pertumbuhan pendapatan dan pengguna yang berada di bawah target internal. Kekhawatiran juga muncul terkait kemampuan perusahaan dalam memenuhi kontrak komputasi di masa depan.

Bursa Jepang.

Bursa Asia Dibuka Variatif, UEA Keluar dari OPEC dan Prospek Suram AI Tekan Pasar

Bursa Asia bergerak variatif setelah UEA keluar dari OPEC dan laporan OpenAI mengecewakan. Sebelumnya, sentimen AI melemah telah menghantam indeks acuan Wall Street.

img_title

VIVA.co.id

29 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |