IHSG Ditutup Menguat ke 7.101, Investor Pantau Konflik Timteng dan OPEC

2 days ago 2

Rabu, 29 April 2026 - 17:06 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan hingga akhir perdagangan pasar hari ini. IHSG menguat 0,41 persen atau 28,83 poin menjadi 7.101,23 pada penutupan Rabu, 29 April 2026. 

Kenaikan terlihat di awal sesi pembukaan pasar bahkan IHSG sempat menyentuh area 7.122 pada sesi pertama. Meskipun indeks kembali bergerak variatif dengan level terendah intraday turun ke level 7.069. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai transaksi sepanjang perdagangan mencapai Rp 17,22 triliun. Sementara itu, volume transaksi harian sebesar Rp 429,60 juta dari total aktivitas perdagangan yang dilakukan para investor sebanyak 2,45 juta transaksi. 

Kinclongnya IHSG ditopang mayoritas kenaikan sektor saham. Sektor industri meningkat 2,41 persen, sektor infrastruktur naik 1,48 persen, sektor konsumer non-siklikal naik 1,45 persen dan sektor keuangan melambung 1,04 persen.

Kemudian sektor konsumer siklikal naik 0,84 persen, sektor teknologi naik 0,82 persen, sektor energi naik 0,45 persen, sektor properti naik 0,39 persen dan sektor transportasi naik 0,31 persen.

Sementara itu, sektor bahan baku dan kesehatan tertinggal di zona merah. Masing-masing terkoreksi sebesar 1,08 persen dan 0,09 persen.

Pergerakan IHSG.

Photo :

  • VIVAnews/M Ali Wafa

"Penguatan IHSG antara lain dipicu oleh technical rebound, karena sudah berada di area oversold dan IHSG masih bertahan di atas level 7.000," ungkap Analis Phintraco Sekuritas dalam riset harian, Rabu, 29 April 2026.

Secara teknikal, Analis Phintraco Sekuritas menilai indikator MACD masih membentuk pelebaran histogram negatif. Stochastic RSI berada di area oversold tetapi belum menunjukkan reversal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indeks di bursa Asia cenderung bergerak beragam pada perdagangan Rabu sore ini. Sentimen utama karena investor mencermati perkembangan terakhir mengenai konflik di Timur Tengah dan OPEC

Sebagimana diketahui, Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan keluar dari keanggotaan OPEC. Kondisi ini dinilai berpotensi memperburuk stabilitas industri energi global.

Logo OPEC.

Terungkap! Ini Alasan UEA Keluar dari OPEC, Terkait Arab Saudi dan Pakistan

Uni Emirat Arab (UEA) memutuskan untuk keluar dari keanggotaan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC). Pakistan dan Arab disebut jadi faktor pemicunya

img_title

VIVA.co.id

29 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |