IHSG Ditutup Rontok 144 Poin, Analis Soroti Tingginya Harga Minyak Dunia Bebani APBN

3 hours ago 3

Kamis, 30 April 2026 - 17:08 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas sedikit koreksi tajam meskipun belum beranjak dari zona merah. IHSG merosot 2,03 persen atau 144,42 poin menjadi 6.956,80 pada penutupan perdagangan Kamis, 30 April 2026. 

Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, penurunan IHSG sempat menyentuh posisi 6.879 di awal sesi perdagangan kedua. Indeks bergerak naik (rebound) ke posisi 6.980 sekaligus memangkas penurunan yang sebelumnya mencapai terjun 3,02 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai transaksi sepanjang sesi perdagangan hari ini mencapai Rp 21,83 triliun. Volume transaksi harian sebesar Rp 481,95 juta dengan total aktivitas perdagangan sebanyak 2,66 juta transaksi. 

Seluruh sektor saham terbakar dipimpin penurunan tajam sektor industru sebesar 2,95 persen. Sektor infrastruktur anjlok 2.93 persen, sektor bahan baku jatuh 2,90 persen, serta sektor properti dan konsumer non-siklikal rontok 2,19 persen. 

Saham konsumer siklikal melemah 1,84 persen, sektor keuangan ambruk 1,73 persen, sektor kesehatan tergerus 1,15 persen, sektor energi terjun 1,08 persen, sektor teknologi menyusut 0,93 persen dan sektor transportasi turun 0,80 persen. 

IHSG Ditutup Melemah

Photo :

  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

"IHSG melemah di tengah berlanjutnya kenaikan harga minyak pada hari Kamis," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis, 30 April 2026. 

Analis Phintraco Sekuritas menyampaikan, lonjakan harga energi disebabkan ketidakpastian mengenai negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kondisi ini semakin buruk ketika  Presiden Donald Trump mengancam tidak akan membuka blockade di Selat Hormuz jika Iran tidak sepakat dengan persyaratan AS.

"Tingginya harga minyak yang lebih lama dari perkiraan meningkatkan kecemasan akan inflasi dan potensi pelebaran defisit APBN 2026," imbuh Analis Phintraco Sekuritas. 

Phintraco Sekuritas melaporkan emiten tetap perkasa di tengah badai koreksi di penghujung bulan April ini. Berikut tiga saham dengan lompatan harga tertinggi di jajaran saham unggulan (LQ45).

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Saham BUMI menguat 4,35 persen atau 10 poin dan ditutup pada level 240.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)

Saham ADRO naik 3,28 persen atau 80 poin menjadi 2.520.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Saham AADI meningkat 2,65 persen atau 300 poin ke posisi 11.600.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Galibaf

Ghalibaf Olok-olok Trump soal Minyak Iran Disebut Bakal Meledak: Omong Kosong!

Presiden Donald Trump dalam wawancaranya menyebut bahwa pipa-pipa minyak Iran bisa meledak dalam hitungan tiga hari ke depan. Ketua Parlemen Iran beri jawaban menohok

img_title

VIVA.co.id

30 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |