VIVA – Kecerdasan buatan atau AI kini menjadi salah satu fitur yang semakin banyak ditemukan pada smartphone dan perangkat pintar. Mulai dari merangkum teks, menerjemahkan percakapan, mengedit foto, mengenali suara hingga menjalankan asisten AI, berbagai fungsi tersebut tidak selalu harus diproses melalui server cloud.
Perkembangan ini tidak lepas dari kehadiran Neural Processing Unit (NPU) yang ditanamkan pada chipset modern. Komponen tersebut dirancang khusus untuk menangani beban kerja AI sehingga sebagian proses dapat dilakukan langsung di perangkat atau dikenal sebagai on-device AI.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Apa Sebenarnya Peran NPU?
NPU merupakan pemroses yang secara khusus dirancang untuk menjalankan operasi jaringan saraf dan algoritma pembelajaran mesin. Berbeda dari CPU yang menangani beragam tugas umum, NPU dibuat agar pekerjaan AI dapat dilakukan dengan lebih efisien.
Qualcomm, misalnya, menjelaskan bahwa Hexagon NPU dirancang khusus untuk inferensi AI di perangkat. Arsitekturnya menangani berbagai operasi yang digunakan model AI, termasuk transformer, sehingga dapat membantu menjalankan model generatif dengan performa dan efisiensi daya yang lebih baik.
Dalam praktiknya, NPU dapat digunakan untuk menangani fitur seperti pengenalan suara, penerjemahan, pemrosesan gambar, hingga sejumlah fungsi AI generatif. MediaTek juga menempatkan NPU sebagai bagian penting dalam pemrosesan AI generatif dan AI agent pada smartphone.
Mengapa Prosesor Flagship Ikut Berperan?
NPU bukan satu-satunya komponen yang bekerja ketika smartphone menjalankan AI. Prosesor flagship modern biasanya menggunakan pendekatan heterogeneous computing, yakni membagi pekerjaan ke beberapa komponen seperti CPU, GPU, NPU, serta komponen pendukung lainnya.
Qualcomm menjelaskan bahwa AI Engine miliknya menggabungkan Hexagon NPU, Adreno GPU, CPU dan Sensing Hub untuk mempercepat berbagai aplikasi AI secara lokal. Pembagian tugas ini memungkinkan setiap komponen menangani jenis pekerjaan yang paling sesuai dengan kemampuannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
CPU tetap penting untuk menjalankan sistem dan berbagai proses umum, sedangkan GPU dapat membantu pekerjaan yang membutuhkan pemrosesan paralel. NPU kemudian menangani beban AI tertentu secara lebih khusus.
Contohnya terlihat pada Snapdragon 8 Elite. Qualcomm menyebut platform tersebut dirancang untuk menjalankan AI generatif secara on-device, termasuk berbagai pengalaman AI multimodal.
Halaman Selanjutnya
Tidak Berarti Cloud Sepenuhnya Ditinggalkan

1 week ago
9













