InJourney Ungkap 1.039 Penerbangan di Soetta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

1 week ago 8

Minggu, 6 September 2026 - 23:44 WIB

Jakarta, VIVA – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat sebanyak 1.039 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) terdampak akibat adanya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan mengatakan ribuan penerbangan tersebut merupakan akumulasi yang meliputi pembatalan, keterlambatan (delay), hingga pengalihan pendaratan (divert) ke bandara alternatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan data penerbangan pukul 21.30 WIB, terdapat 1.039 penerbangan terdampak, akumulasi dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya," ucap Yudistiawan, Minggu, 6 September 2026.

Ia mengatakan dari total 1.039 penerbangan ini terdiri dari 746 penerbangan domestik, 272 penerbangan internasional, dan 21 penerbangan kargo, dengan total sebanyak 166.351 penumpang.

Meski begitu, sebagai langkah penanganan terhadap penumpang terdampak, Bandara Soekarno-Hatta telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA). 

Di mana, pelaksanaannya, bandara menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang terdampak serta menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai penerbangan.

"InJourney Airports menyiapkan layanan bus gratis dengan tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya. Pada tahap awal, sebanyak 8 bus disiapkan, masing-masing 2 bus untuk setiap tujuan, dengan keberangkatan pertama pada hari ini, 6 September 2026 pukul 21.00 WIB," tutur dia.

Yudis menambahkan untuk informasi mengenai layanan bus tersebut akan disampaikan secara langsung oleh staf bandara kepada penumpang terdampak yang berada di terminal. 

Penumpang dapat melakukan pendaftaran di posko yang disiapkan di masing-masing terminal, yaitu Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3.

Selain itu, beberapa area khusus di terminal juga telah disiapkan bagi penumpang terdampak, seperti Employee Lounge yang dimanfaatkan sebagai salah satu area istirahat bagi penumpang terdampak, sehingga penumpang memiliki ruang yang lebih nyaman untuk beristirahat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Posko di Terminal 1B telah dibuka untuk memperkuat koordinasi dan penanganan kondisi operasional di lapangan. Maskapai penerbangan juga membuka layanan di setiap terminal untuk memberikan informasi dan penanganan kepada masing-masing penumpang terdampak," kata dia.

Sementara itu, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia memperbarui informasi aeronautika terkait perpanjangan waktu penutupan sementara terhadap ruang udara di delapan bandar udara yang terdampak akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Halaman Selanjutnya

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro mengatakan bahwa status penutupan sementara pada aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten hingga bandara lainnya diperpanjang estimasinya sampai pukul 23.59 WIB.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |