Israel Serang Ukraina

3 days ago 4

Rabu, 29 April 2026 - 08:49 WIB

Jakarta, VIVA - Israel menyerang Ukraina. Tapi bukan dalam konteks perang fisik melainkan menegur keras di media sosial X, dahulu bernama Twitter.

Teguran disampaikan karena Kiev tidak bisa memberikan bukti kalau Tel Aviv membeli gandum curian dari Rusia. Hal itu diungkap Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrey Sibiga mengecam Israel karena memfasilitasi apa yang disebutnya sebagai 'perdagangan ilegal gandum Ukraina curian' oleh Rusia.

Bahkan, media Ukraina menambahkan kalau kapal kargo Panormitis, yang membawa gandum dari wilayah baru Rusia, sedang mendekati Pelabuhan Haifa di Israel.

“Sulit untuk memahami mengapa Israel tidak memberikan tanggapan yang tepat terhadap permintaan sah Ukraina terkait kapal sebelumnya yang mengirimkan barang curian ke Haifa,” tulis Sibiga di X, seperti dikutip dari situs Russia Today, Rabu, 29 April 2026.

Saar lalu membalasnya dengan mengatakan bahwa hubungan diplomatik, terutama antara negara-negara sahabat, tidak dilakukan di Twitter (X) atau media sosial. “Tuduhan bukanlah bukti. Bukti yang mendukung tuduhan tersebut belum diberikan," tegas dia.

Lebih lanjut Saar menyebut kalau Ukraina bahkan tidak mengajukan permohonan bantuan hukum sebelum 'curhat' di media sosial. Hubungan antara kedua negara tegang, karena Ukraina mengkritik Israel karena tidak menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia atau memutuskan hubungan diplomatik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip Reuters, sumber diplomatik Ukraina melaporkan bahwa Kiev akan 'berhak untuk mengerahkan serangkaian respons diplomatik dan hukum internasional sepenuhnya' jika kapal tersebut diizinkan berlabuh di Israel.

Ukraina menganggap lima wilayah, termasuk Kherson dan Zaporozhye, yang bergabung dengan Rusia setelah referendum pada 2022, sebagai wilayah pendudukan. Rusia menegaskan bahwa, untuk penyelesaian perdamaian yang langgeng, Ukraina harus mengakui perbatasan barunya.

Presiden Israel Isaac Herzog

Turki Tolak Wilayah Udaranya Dilintasi Pesawat Presiden Israel

Turki menolak akses wilayah udaranya dilewati pesawat Presiden Israel Isaac Herzog yang akan menuju ibu kota Kazakhstan, Astana. Wilayah udara Turki tertutup bagi Israel

img_title

VIVA.co.id

28 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |