Jaga Kedaulatan Bangsa, KAMMI Ajak Semua Elemen Tolak Upaya Provokasi Lewat Aksi

1 hour ago 2

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Jakarta, VIVA – Eskalasi politik dan dinamika demokrasi yang tengah bergulir belakangan ini mendapat sorotan tajam dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). 

KAMMI pun menyatakan sikap menolak keras segala bentuk provokasi yang disinyalir dapat mengoyak persatuan masyarakat. Hal ini juga dilakukan demi menjaga keutuhan kedaulatan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap tegas ini dideklarasikan KAMMI guna merespons beredarnya rencana aksi demonstrasi oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menargetkan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 mendatang.

"Pertama, kami menolak upaya provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata Ketua KAMMI Amri Akbar dalam jumpa pers, Jumat, 21 Agustus 2026.

Organisasi kepemudaan ini menentang keras manuver-manuver yang berkedok menyuarakan penderitaan rakyat, namun pada praktiknya mengarah pada tindakan koersif. 

Amri menilai, wacana yang mengandung unsur ancaman atau niat untuk menyandera institusi kenegaraan seperti DPR RI adalah sebuah kemunduran dalam berdemokrasi.

"Kritik dan aspirasi adalah hak setiap warga negara. Tetapi hak tersebut tidak boleh ditunggangi oleh narasi konfrontatif yang berpotensi memantik kegaduhan, merusak fasilitas negara, serta mengoyak rasa persatuan yang telah dirawat bangsa ini dengan susah payah," ungkapnya.

Alih-alih menciptakan kegaduhan politik di ibu kota, Amri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memalingkan sejenak perhatiannya kepada kondisi riil yang sedang dihadapi bangsa. Ia mengingatkan bahwa saat ini Ibu Pertiwi tengah diuji oleh rentetan bencana alam yang membutuhkan uluran tangan bersama.

"Terkhusus dalam situasi dan kondisi seperti yang sama-sama kita ketahui, saudara-saudara kita di berbagai wilayah di Indonesia, di NTT sedang terkena musibah gempa, di Kalimantan sedang terkena kebakaran karhutla, sehingga konsentrasi kita sebagai anak bangsa sama-sama kita fokuskan untuk misi-misi kemanusiaan," imbuh dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penutup, Amri menegaskan bahwa KAMMI sejatinya sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat sebagai hak konstitusional yang dilindungi Undang-Undang. Akan tetapi, melihat tendensi situasi saat ini, pihaknya merasa perlu mengambil garis pembatas yang jelas.

"Namun meskipun demikian, dengan tegas kami menyatakan sikap menolak rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar di Gedung DPR RI pada tanggal 27 Agustus 2026 oleh kelompok yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pati Bersatu atau AMPB," imbuh dia.

Bamus Betawi mengimbau masyarakat Pati yang disebut akan menggelar aksi di Jakarta akhir Agustus

Beredar Seruan Aksi Warga Pati, Bamus Betawi Ingatkan Tetap Jaga Kedamaian Jakarta

Isu mengenai adanya rencana demonstrasi besar-besaran di Jakarta pada akhir Agustus 2026 mulai menjadi sorotan. Merespons hal tersebut, Bamus Betawi pun turun tangan.

img_title

VIVA.co.id

20 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |