Tangerang, VIVA – Mengendarai mobil berukuran besar biasanya membutuhkan sedikit adaptasi. Bodi panjang dan lebar membuat pengemudi harus lebih memperhitungkan ruang ketika berbelok, berpindah jalur, atau masuk ke area yang sempit.
Namun, kesan tersebut tidak sepenuhnya terasa ketika VIVA Otomotif menjajal Xpeng X9 Baru dalam sesi Media Experience Drive di Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Tangerang belum lama ini
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mobil listrik ini memang memiliki dimensi yang besar dan menawarkan konfigurasi kabin tiga baris. Tetapi di balik ukurannya tersebut, Xpeng menyematkan sejumlah teknologi yang membuat New X9 relatif mudah dikendalikan.
Salah satu yang paling terasa adalah Active Rear-Wheel Steering. Teknologi ini memungkinkan roda belakang ikut membelok hingga sudut maksimum 5 derajat. Hasilnya, radius putar minimum X9 dapat mencapai 5,4 meter.
Dalam pengujian slalom dan manuver di ruang terbatas, fitur tersebut menjadi salah satu teknologi yang menarik perhatian. Ketika setir diputar untuk mengubah arah, respons kendaraan terasa lebih mudah dikontrol dibanding bayangan terhadap sebuah MPV berukuran besar.
Manuver 90 derajat juga menjadi salah satu bagian pengujian. Di sini, pengemudi tetap harus memperhitungkan dimensi kendaraan, tetapi roda belakang yang ikut bekerja membantu mobil mengikuti arah belokan.
Karakter tersebut cukup penting mengingat X9 terbaru bukanlah mobil mungil. Dimensi besar justru menjadi salah satu daya tariknya karena memberikan ruang kabin yang lapang.
Masuk ke kabin, nuansa yang ditawarkan memang lebih menyerupai lounge berjalan. Fokus utamanya bukan hanya pengemudi, tetapi seluruh penumpang.
Baris kedua menjadi area yang paling menonjol. Pada varian tertentu, X9 terbaru menggunakan Zero-Gravity Sofa Seats dengan material Nappa leather. Jok ini memiliki pengaturan elektrik hingga 14 arah, pemanas, ventilasi dan fungsi pijat 10 titik dengan enam skenario.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sensasi duduk di baris kedua juga didukung ruang kaki yang lega. Rel kursi elektrik sepanjang 1.100 mm membuat posisi kursi dapat diatur lebih fleksibel.
Akses menuju baris ketiga juga relatif diperhatikan. Kanal tengah berukuran 180 mm memberikan ruang untuk berpindah ke belakang tanpa harus terlalu banyak melakukan kompromi.
Halaman Selanjutnya
Baris ketiga pun tidak hanya menjadi tempat duduk darurat. Sandaran dan headrest dapat diatur secara elektrik, sementara konfigurasi 40:60 membuat ruang belakang lebih fleksibel ketika membawa barang.

1 week ago
8













