Jakarta, VIVA – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin meminta agar seluruh anak buahnya selalu menjaga soliditas. Salah satu soliditas yang dimaksud yakni tak meninggalkan sesama saat dalam keadaan sulit hingga tidak menjatuhkan sesama demi kepentingan pribadi.
Hal itu diungkapkan Burhanuddin dalam pidatonya di Upacara Hari Lahir Kejaksaan pada Rabu, 2 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Di sinilah esensi soliditas, tidak meninggalkan rekan saat sulit dan tidak menjatuhkan sesama demi kepentingan pribadi, ambisi, atau kelompok tertentu," kata Burhanuddin.
Burhanuddin mengakui institusi yang dipimpinnya dihuni oleh berbagai kalangan insan yang lahir dari latarbelakang berbeda. Namun, perbedaan tersebut menjadi anugerah bagi Kejaksaan.
"Kita sadar bahwa Kejaksaan adalah institusi besar yang dihuni oleh ribuan insan dari berbagai latar belakang. Di sini perbedaan adalah anugerah Tuhan," ujar dia.
Ia mengingatkan perbedaan harus dibersamai dengan kepatuhan dan visi yang sama. Tanpa kesatuan dan kepatuhan, perbedaan justru dinilai menjadi sumber perpecahan.
"Tidak ada tempat lagi ego pribadi atau kelompok. Keberhasilan kita adalah hasil kerja kolektif, bukan prestasi individu. Sebab itu mari kita perkuat jiwa korsa kita," kata Burhanuddin.
"Kejaksaan yang kuat adalah Kejaksaan satu, tidak terbagi, dan satu negara," sambungnya.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa Korps Adhyaksa merupakan institusi penegak hukum yang strategis. Burhanuddin menilai Kejaksaan juga berada pada dua rajak kekuasaan, yaitu eksekutif sebagai pelayan masyarakat dan yudikatif dalam mengembangkan kekuasaan negara di bidang penuntutan.
"Kedudukan dan luasnya mandat tersebut menempatkan Kejaksaan pada posisi yang strategis dalam sistem penegakan hukum nasional," ujar dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Oleh sebab itu, ia meminta seluruh jajaran Kejaksaan agar bisa beradaptasi dan melakukan pembaharuan serta perkembangan kebutuhan hukum di kalangan masyarakat.
"Posisi strategis tersebut tentu harus diimbangi dengan kemampuan Kejaksaan untuk beradaptasi dan melakukan pembaharuan sesuai dengan perkembangan kebutuhan hukum dan tuntutan masyarakat," pungkasnya.
Jaksa Agung: Perjalanan Kejaksaan Tak Selalu Mulus, Kita Sering Terpuruk dan Kecewa
Burhanuddin mengaku institusi yang dipimpinnya tak selalu menghadapi jalan yang mulus. Ia menyebut Kejaksaan mempunyai tantangan tersendiri, baik dari dalam maupun luar.
VIVA.co.id
2 September 2026

1 week ago
8













