Jakarta, VIVA – Harga menjadi salah satu pertimbangan utama ketika membeli mobil listrik, tetapi calon pemilik juga perlu mengetahui biaya komponen utamanya. Baterai merupakan salah satu komponen paling mahal pada kendaraan listrik, meski kerusakan baterai tidak selalu berarti seluruh battery pack harus diganti.
Beberapa produsen kendaraan listrik di Indonesia pernah mengungkap kisaran biaya penggantian baterai untuk produknya. Dari rangkuman VIVA Otomotif Senin 31 Agustus 2026, angkanya cukup beragam, mulai dari sekitar Rp100 juta hingga lebih dari Rp500 juta, tergantung model, kapasitas, serta metode penggantian yang digunakan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Wuling, misalnya, pernah menyebut baterai Air ev berada di kisaran Rp100 juta. Sebagai pembanding, Air ev Long Range menggunakan baterai berkapasitas 26,7 kWh, sementara Wuling memberikan garansi baterai hingga delapan tahun atau 120.000 kilometer untuk model tersebut.
Hyundai memiliki pendekatan berbeda pada Ioniq 5 karena baterainya terdiri dari beberapa modul. Hyundai pernah menyebut harga satu modul berada di kisaran Rp15 juta-Rp20 juta, sehingga kerusakan pada bagian tertentu tidak selalu mengharuskan penggantian seluruh baterai.
Untuk penggantian satu battery pack, angka Ioniq 5 pernah disebut sekitar Rp300 jutaan untuk varian Standard Range dan Rp400 jutaan untuk Long Range. Angka tersebut merupakan kisaran yang pernah diungkap pihak Hyundai, bukan harga jual baterai yang tercantum dalam daftar harga resmi kendaraan.
Jaecoo J5 EV juga memiliki angka yang cukup besar. Jaecoo menyebut biaya penggantian baterai J5 berada di kisaran Rp170 jutaan termasuk pemasangan, sedangkan baterainya memiliki kapasitas 60,9 kWh dan mendapatkan garansi hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Toyota bZ4X pernah disebut memiliki biaya baterai sekitar Rp540 juta. Angka tersebut memang jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa mobil listrik lain, tetapi Toyota memberikan garansi baterai hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer untuk bZ4X.
Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa biaya baterai tidak bisa dijadikan satu patokan untuk seluruh mobil listrik. Kapasitas baterai, desain pack, kemungkinan mengganti modul secara terpisah, hingga kebijakan garansi masing-masing produsen ikut menentukan biaya yang harus disiapkan.
Halaman Selanjutnya
Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya membandingkan harga mobil dan jarak tempuh. Informasi mengenai garansi baterai, cakupan perlindungan, prosedur penggantian, serta apakah produsen menyediakan penggantian modul menjadi hal penting yang perlu ditanyakan sebelum membeli mobil listrik.

2 weeks ago
3













