Jangan Cuma Lihat Kandungan, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua saat Pilih Susu Formula

4 days ago 8

Kamis, 10 September 2026 - 00:15 WIB

VIVA – Memilih susu formula untuk anak sering kali identik dengan membaca tabel kandungan nutrisi pada kemasan. Padahal, ada hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan orang tua, yakni mengetahui bahan utama, sumber susu, hingga bagaimana bahan tersebut diproses sebelum menjadi produk yang dikonsumsi anak.

Keterbukaan mengenai proses tersebut dinilai dapat membantu orang tua memahami kualitas produk nutrisi anak secara lebih menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengatakan orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada kandungan tambahan ketika memilih susu formula.

“Dalam memilih susu formula anak, orang tua perlu memahami tidak hanya kandungan tambahannya, tetapi juga komposisi utama dan sumber bahan yang digunakan. Susu segar sebagai komposisi utama, serta formulasi tanpa maltodekstrin dan perisa sintetik, menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan orang tua," ujar Prof Rini dalam keterangannya, dikutip Rabu 9 September 2026. 

"Setelah melihat langsung prosesnya, saya juga melihat bahwa penjelasan mengenai sumber susu dan bagaimana kualitasnya dijaga sejak peternakan hingga fasilitas produksi sangat penting. Informasi yang lengkap seperti ini dapat membantu orang tua memilih dengan lebih yakin dan tenang,” sambungnya.

Melihat Perjalanan Susu dari Peternakan

Pentingnya mengetahui sumber bahan baku membuat proses produksi menjadi bagian yang menarik perhatian dalam perjalanan tersebut.

FEIHE AceKid, misalnya, memiliki peternakan mandiri yang disebut berada di kawasan Golden Milk Source 47° Lintang Utara. Terdapat 15 peternakan dengan sekitar 150.000 ekor sapi yang menjadi bagian dari rantai pasok susu segar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pemerahan dilakukan secara otomatis dan terjadwal. Susu yang diperoleh kemudian langsung didinginkan pada suhu 0–4 derajat Celsius sebelum dikirim menuju fasilitas produksi dalam waktu sekitar dua jam. Susu segar tersebut diklaim memiliki jumlah bakteri 20 kali lebih rendah dibandingkan standar Uni Eropa.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan membaca label produk dapat diperluas. Tidak hanya melihat berapa banyak kandungan tertentu di dalam produk, orang tua juga dapat mencari informasi mengenai bahan utama, asal bahan baku, proses pengolahan, serta sistem pengawasan kualitas.

Halaman Selanjutnya

Dari Cek Komposisi ke Cek Transparansi

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |