Jakarta, VIVA – Mobil dan motor lawas kini semakin banyak dilirik karena memiliki desain khas, nilai nostalgia, serta karakter yang sulit ditemukan pada kendaraan baru. Namun, harga beli yang terlihat murah bukan berarti kendaraan tersebut otomatis hemat untuk dimiliki.
Sebelum membeli kendaraan kalcer untuk direstorasi, calon pemilik perlu memperhatikan ketersediaan komponen. Part yang sudah tidak diproduksi bisa sulit ditemukan, sementara harga komponen new old stock atau NOS, barang copotan, hingga aksesori orisinal terkadang jauh lebih mahal dari perkiraan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kondisi mesin juga wajib diperiksa sejak awal. Jangan hanya melihat kendaraan masih bisa hidup, karena biaya overhaul dapat membengkak apabila piston, crankshaft, komponen transmisi, atau bagian internal lain ternyata sudah rusak dan sulit dicari penggantinya.
Untuk mobil, karat dan keropos menjadi salah satu risiko terbesar. Area lantai, kolong, pilar, hingga bagian tersembunyi perlu diperiksa karena perbaikannya bisa membutuhkan pekerjaan las, penggantian pelat, hingga pengecatan ulang.
Kondisi rangka dan sasis juga tidak boleh diabaikan, terutama pada kendaraan yang pernah mengalami kecelakaan. Masalah pada struktur utama bisa lebih mahal dan rumit diperbaiki dibandingkan sekadar mengganti komponen mesin atau mempercantik tampilan.
Hal lain yang sering terlupakan adalah ketersediaan bengkel spesialis. Tidak semua mekanik memahami karakter mobil atau motor lawas, sehingga pemilik perlu mencari bengkel yang berpengalaman menangani model tersebut, terutama jika kendaraan memakai mesin atau teknologi yang sudah jarang ditemui.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Soal anggaran, dari penelusuran VIVA Otomotif Jumat 28 Agustus 2026, pemilik motor sebaiknya menyiapkan setidaknya Rp1 juta hingga Rp3 juta untuk perbaikan awal yang relatif ringan. Namun, jika mesin perlu dibongkar, biaya overhaul saja dapat mulai sekitar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta, dan full overhaul bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat tergantung komponen yang harus diganti.
Anggaran akan semakin besar jika motor membutuhkan cat ulang, perbaikan kaki-kaki, kelistrikan, serta penggantian komponen orisinal yang langka. Karena itu, restorasi motor lawas secara lebih menyeluruh realistisnya bisa membutuhkan Rp5 juta hingga belasan juta rupiah, bahkan lebih untuk model yang komponen orisinalnya sulit ditemukan.
Halaman Selanjutnya
Pada mobil, biaya restorasi juga sangat bergantung pada titik awal kondisinya. Pengecatan ulang full body saja di pasar saat ini bisa dimulai sekitar Rp4 juta hingga Rp9 juta untuk pekerjaan dan material standar hingga menengah, sementara pengerjaan dengan perbaikan bodi berat atau kerok total dapat berada di kisaran Rp15 juta sampai Rp30 juta.

2 weeks ago
11













