Jangan Terjebak Harga Murah, Ini Panduan Mengecek HP Bekas Lelang agar Tidak Menyesal

2 weeks ago 6

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:04 WIB

VIVA – Membeli HP bekas hasil lelang bisa menjadi cara untuk mendapatkan smartphone dengan harga lebih rendah dibandingkan unit baru. Namun, harga murah tidak selalu berarti menguntungkan. Di balik banderol yang menarik, pembeli bisa saja menemukan perangkat dengan baterai yang sudah menurun, layar pernah diganti, bodi rusak, hingga masalah akun yang membuat HP tidak dapat digunakan secara normal.

Karena itu, calon pembeli perlu melakukan pemeriksaan lebih menyeluruh sebelum memutuskan ikut lelang atau membayar unit yang sudah dimenangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produsen seperti Apple, Samsung, dan Google sendiri menyediakan sejumlah fitur pemeriksaan perangkat yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi hardware, baterai, komponen pengganti, maupun status keamanan perangkat.

Berikut VIVA telah merangkumnya Kamis, 27 Agustus 2026, ada beberapa panduan yang bisa digunakan sebelum membeli HP bekas lelang.

1. Jangan Hanya Melihat Harga Penawaran

Kesalahan pertama yang sering terjadi adalah terlalu fokus pada harga. Misalnya, sebuah HP flagship ditawarkan jauh di bawah harga pasar. Sekilas terlihat menguntungkan, tetapi pembeli perlu mencari tahu mengapa harganya bisa semurah itu.

Harga yang terlihat murah dapat berubah menjadi mahal apabila setelah dibeli ternyata membutuhkan penggantian layar, baterai, atau komponen lain.

Apple sendiri menyarankan pembeli iPhone bekas mengetahui kondisi fisik, kesehatan baterai, serta riwayat komponen dan servis sebelum membeli.

2. Periksa Kondisi Fisik dari Dekat

Jika lelang memungkinkan pemeriksaan langsung, manfaatkan kesempatan tersebut. Jangan hanya melihat foto yang diberikan penyelenggara. Periksa bagian depan, belakang, sisi perangkat, kamera, port pengisian daya, dan tombol.

Kerusakan kecil mungkin tidak terlalu bermasalah, tetapi kerusakan pada bagian tertentu dapat menjadi indikasi bahwa HP pernah mengalami benturan atau perbaikan besar.

Apple juga merekomendasikan pemeriksaan goresan, penyok, layar, serta konektor sebelum membeli iPhone bekas.

3. Cek Layar, Jangan Sekadar Melihat Apakah Bisa Menyala

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Layar merupakan salah satu komponen yang biaya penggantiannya bisa cukup tinggi. 

Kemudian buka keyboard dan coba mengetik di seluruh bagian layar. Cara ini dapat membantu menemukan area touchscreen yang tidak bekerja.

Halaman Selanjutnya

Jangan lupa menguji fitur seperti fingerprint atau Face ID jika tersedia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |