Jakarta, VIVA – Perawatan mobil tidak hanya berfokus pada mesin, kaki-kaki, atau eksterior. Bagian interior juga perlu mendapat perhatian, termasuk karpet kabin yang memiliki peran penting menjaga kebersihan sekaligus melindungi lantai kendaraan dari debu, air, lumpur, hingga kotoran yang terbawa alas kaki.
Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang menganggap karpet hanya sebagai pelengkap interior. Akibatnya, karpet yang sudah rusak atau tidak layak pakai tetap digunakan meski kondisinya bisa memengaruhi kenyamanan hingga keamanan saat berkendara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu tanda karpet mobil sudah harus diganti adalah permukaannya mulai sobek atau aus. Kondisi ini umumnya terjadi di area pijakan kaki pengemudi yang setiap hari menerima beban lebih besar dibanding bagian lainnya.
Karpet yang mulai rusak juga tidak lagi mampu melindungi lantai mobil secara maksimal. Jika dibiarkan, air atau lumpur yang masuk ke kabin bisa meresap ke bagian bawah dan memicu munculnya bau tidak sedap hingga mempercepat kerusakan pada lapisan lantai.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah posisi karpet yang mudah bergeser. Karpet yang tidak pas atau tidak memiliki sistem pengunci yang baik berpotensi mengganggu pergerakan kaki pengemudi, terutama di area pedal gas dan rem.
Selain itu, karpet yang sulit dibersihkan meski sudah dicuci juga menjadi pertanda kualitas materialnya mulai menurun. Noda membandel, bau lembap yang tidak hilang, hingga permukaan yang mulai mengeras bisa mengurangi kenyamanan selama berkendara.
Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori otomotif Otoproject menghadirkan Maxmat Duraliner, karpet mobil berbahan PVC premium yang dirancang menggunakan teknologi 3D Bespoke Scan. Teknologi tersebut memungkinkan karpet dibuat mengikuti kontur lantai kendaraan secara lebih presisi dibanding karpet konvensional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
CEO Otoproject, Martin, mengatakan produk tersebut dikembangkan untuk menghadirkan perlindungan interior kendaraan yang lebih maksimal tanpa mengorbankan kenyamanan maupun nilai ekonomis bagi konsumen.
"Produk ini tidak hanya mengutamakan kualitas material dan teknologi presisi, tetapi juga kami hadirkan dengan harga yang lebih terjangkau agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati perlindungan interior kendaraan yang optimal," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Jumat 10 Juli 2026.
Ban Motor Cepat Habis Meski Jarang Dipakai, Ini Penyebabnya
Banyak pemilik motor mengira ban hanya akan aus jika kendaraan sering digunakan. Padahal, ban juga bisa mengalami kerusakan meski motor lebih sering terparkir.
VIVA.co.id
7 Juli 2026

4 days ago
10











