Jay Idzes Kecewa Sassuolo 'Sedekah' Poin ke Lazio di Menit Berdarah

6 hours ago 2

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WIB

Roma, VIVA – Kapten Timnas Indonesia yang kini membela Sassuolo, Jay Idzes, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya gagal mencuri poin di markas Lazio. Bertanding di Stadion Olimpiade, Roma, Selasa dini hari WIB 10 Maret 2026, Sassuolo dipaksa menyerah 1-2 dalam lanjutan Serie A 2025/2026.

Kekalahan ini terasa sangat menyesakkan karena gol kemenangan tuan rumah tercipta di masa injury time. Jay Idzes menilai timnya mengawali laga dengan performa yang kurang maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meninggalkan lapangan tanpa poin dan itu sangat disayangkan. Pada 20 menit pertama kami tidak bermain dengan baik, berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya," ujar bek berusia 25 tahun tersebut, dikutip dari laman resmi klub.

Banjir Kesalahan Umpan

Meski sempat tertinggal cepat oleh gol Daniel Maldini di menit ke-2, Sassuolo sebenarnya mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat aksi Armand Lauriente pada menit ke-35. Namun, Idzes menyoroti banyaknya kesalahan umpan yang dilakukan rekan-rekannya sepanjang laga.

Puncaknya terjadi pada menit ke-90+2, saat Adam Marusic mencetak gol penentu kemenangan Lazio. Idzes merasa seharusnya lini pertahanan Neroverdi bisa tampil lebih solid di detik-detik akhir.

"Saya kecewa dengan gol di menit akhir itu. Seharusnya kami bisa melakukan sesuatu yang lebih baik agar tidak kebobolan. Musim kami memang penuh naik turun, tapi kami harus terus berkembang. Masih ada 10 laga tersisa dan kami akan memberikan segalanya," tegas pemain andalan lini belakang Skuad Garuda tersebut.

Energi Terkuras di Ujung Laga

Senada dengan kaptennya, pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menilai timnya kehilangan fokus akibat faktor fisik. Ia menyayangkan tren positif tiga kemenangan beruntun timnya harus terhenti di tangan Lazio yang sebenarnya sedang dalam tren negatif.

"Sayang sekali kami tidak bisa melanjutkan tren kemenangan. Gol kemenangan Lazio tercipta ketika energi tim kami sudah terkuras. Lawan memanfaatkan celah saat performa kami tidak optimal," tutur Grosso.

Persaingan Klasemen Memanas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil ini membuat posisi Sassuolo masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 38 poin dari 28 pertandingan.

Kekalahan ini sekaligus membuat Lazio menempel ketat tepat di bawah mereka. Tim Elang Ibu Kota kini berada di posisi ke-10 dengan raihan 37 poin, hanya selisih satu angka dari tim besutan Fabio Grosso tersebut.

Pemain PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi

Cahya Supriadi Jadi Pesaing Emil Audero dan Maarten Paes di Timnas Indonesia, PSIM Yogyakarta Ungkapkan Rasa Bangga

Kabar membanggakan datang dari markas Laskar Mataram. Penjaga gawang utama PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, resmi terpilih masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia

img_title

VIVA.co.id

10 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |