VIVA – Pengamat sepak bola Indonesia Ronny Pangemanan atau Bung Ropan meminta pelatih Timnas Indonesia John Herdman tidak lagi terlalu banyak bereksperimen dalam menerapkan taktik pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Bung Ropan menilai Herdman memiliki skuad dengan kedalaman yang sangat baik dan berpotensi diperkuat 16 pemain naturalisasi saat Indonesia tampil sebagai tuan rumah pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bung Ropan menilai kesempatan tersebut harus dimanfaatkan Herdman untuk membawa Timnas Indonesia meraih hasil terbaik. Menurutnya, sejumlah pemain seperti Jay Idzes, Ole Romeny, Joey Pelupessy, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk dapat membuat kekuatan skuad Garuda semakin lengkap.
Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Photo :
- AP Photo/Tatan Syuflana
"Jangan membuat mistake atau kesalahan-kesalahan lagi dalam penerapan taktik dan strategi. Lupakan kegagalan di AFF. Sekarang kedalaman skuad itu mewah, tetapi Herdman tidak boleh mencoba-coba lagi. Harus full dengan kekuatan," kata Bung Ropan dikutip dari akun YouTube pribadinya.
Bung Ropan kemudian menyebut tiga formasi yang menurutnya bisa menjadi pilihan Herdman, yakni 3-4-3, 4-2-3-1, dan 4-3-3. Ia menilai banyaknya pemain berkualitas membuat Herdman memiliki keleluasaan dalam menentukan pendekatan permainan.
Pada skema 3-4-3, Emil Audero ditempatkan sebagai penjaga gawang. Tiga bek diisi Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Jay Idzes. Kevin Diks serta Calvin Verdonk berada di sisi sayap, sedangkan Joey Pelupessy dan Thom Haye mengisi lini tengah.
Untuk lini depan, Bung Ropan menempatkan Luke Frederik, Ole Romeny, dan Mitchell Baker. Formasi ini menjadi salah satu opsi yang dapat digunakan Indonesia dengan mengandalkan tiga bek dan dua pemain sayap.
Sementara pada skema 4-2-3-1, Martin Paes menjadi pilihan di bawah mistar. Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Jay Idzes mengisi lini belakang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk berperan sebagai double pivot. Thom Haye ditempatkan lebih ke depan untuk mengatur permainan, dengan Luke Frederik dan Ole Romeny berada di kedua sisi. Mitchell Baker menjadi ujung tombak.
Bung Ropan juga menyebut 4-3-3 sebagai opsi lainnya. Menurutnya, Herdman tidak boleh terpaku pada satu pola permainan karena Timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan perubahan strategi ketika situasi pertandingan membutuhkan.
Halaman Selanjutnya
"Kalau semua full, saya yakin kita bisa mendapatkan yang terbaik. Tetapi tetap tidak boleh menganggap remeh, tetap harus fokus. Semua lawan adalah lawan yang berat," ujar Bung Ropan.

2 weeks ago
4













