VIVA – Timnas Indonesia dipastikan tampil dengan komposisi yang jauh berbeda pada Piala AFF 2026. Pelatih John Herdman memastikan skuad Garuda tidak akan diperkuat satu pun pemain yang merumput di kompetisi Eropa sehingga mayoritas kekuatan tim berasal dari klub-klub Super League Indonesia.
John Herdman menjelaskan situasi tersebut sudah dipahami sejak awal. Karena itu, dirinya memilih fokus membangun skuad dengan pemain-pemain yang bisa mengikuti seluruh rangkaian pemusatan latihan di Bali.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tidak, tidak ada pemain dari Eropa, sayangnya. Klub-klub, di Eropa menghormati jeda internasional FIFA (FIFA window). Anda tahu, Anda harus menghormati jeda FIFA," ujar Herdman di Bali United Training Center, Jumat (10/7/2026).
Meski kehilangan banyak pemain andalan, Herdman justru mengapresiasi dukungan klub-klub Indonesia yang dinilainya sangat kooperatif. Menurut pelatih asal Inggris itu, banyak klub Super League rela melepas pemain terbaik mereka demi kepentingan Timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Photo :
- tvonenews.com - Ilham Giovani
"Saya merasa sangat diistimewakan di negara ini karena klub-klub kita mendukung Timnas. Maksud saya, Persib, Persija, telah menawarkan banyak pemain, Bali United Anda tahu, sungguh luar biasa bahwa para presiden dari klub-klub tersebut, para pelatihnya mereka sangat suportif," tambahnya.
Selain tanpa pemain yang berkarier di Eropa, Timnas Indonesia juga dipastikan gagal diperkuat salah satu calon pemain naturalisasi. Luke Vickery tidak bisa bergabung setelah Macarthur FC menolak memberikan izin meski kompetisi A-League masih berada dalam masa pramusim.
Padahal, penyerang muda tersebut sebelumnya diproyeksikan menjalani debut bersama skuad Garuda di Piala AFF 2026. Herdman pun mengaku kecewa karena menilai turnamen tersebut bisa menjadi pengalaman berharga bagi Luke Vickery.
"Hampir semuanya (diisi pemain Liga Indonesia). Ya, Anda tahu, mungkin pemain yang sedang mencari klub juga bisa ikut serta. Tapi, sebagian besar... bahkan klub-klub A-League (Liga Australia) tidak mau melepas para pemainnya," kata Herdman.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Luke Vickery
Photo :
- VIVA/Surya Aditiya
"Maksud saya, saya sedikit kecewa karena mereka hanya sedang dalam masa pra-musim, dan ini adalah kesempatan besar bagi orang-orang seperti Luke Vickery. Ini bisa menjadi turnamen yang luar biasa baginya, tapi, sayangnya klubnya tidak mau melepasnya," tutupnya.
Halaman Selanjutnya
Situasi tersebut membuat Piala AFF 2026 menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain Super League Indonesia. Dengan mayoritas dihuni talenta lokal, skuad Garuda diharapkan tetap mampu bersaing memperebutkan gelar juara Asia Tenggara meski tanpa kekuatan para pemain abroad.

4 days ago
2











