Jakarta, VIVA – Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali berjalan normal setelah wilayah Flores diguncang gempa.
Pemerintah memastikan sejumlah destinasi dan akses transportasi di Labuan Bajo tetap beroperasi dengan mengutamakan keselamatan wisatawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menteri Pariwisata Widiyanti mengatakan wisatawan masih dapat berkunjung ke Labuan Bajo. Namun, dia meminta wisatawan maupun pelaku usaha pariwisata tetap waspada karena gempa susulan masih terjadi.
"Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan dan aktivitas pariwisata secara umum berjalan. Namun, kami tetap meminta seluruh wisatawan dan pelaku pariwisata untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti setiap arahan dari otoritas terkait karena gempa susulan masih terjadi,” kata Menteri Pariwisata Widiyant, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terus memantau kondisi fasilitas pariwisata, mulai dari hotel, restoran, kafe, destinasi wisata, fasilitas publik, hingga akses menuju sejumlah lokasi wisata.
Berdasarkan pemantauan BPOLBF hingga Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 19.00 WITA, Taman Nasional Komodo masih dibuka dan aktivitas di kawasan tersebut berjalan normal. Pelayaran menuju kawasan Taman Nasional Komodo juga tetap beroperasi.
Dari sisi konektivitas, Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo juga masih beroperasi normal sesuai jadwal penerbangan.nAktivitas wisata di Gua Rangko pun berjalan seperti biasa. Sarana dan prasarana di destinasi tersebut dinyatakan aman.
Sementara Desa Wisata Compang Liang Ndara telah kembali dibuka pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Adapun Desa Wisata Wae Lolos tetap menerima kunjungan wisatawan.
Untuk membantu wisatawan mendapatkan informasi, BPOLBF juga membuka layanan informasi yang merespons pertanyaan terkait kondisi destinasi maupun keamanan perjalanan setelah gempa.
BPOLBF bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo juga meluruskan informasi yang beredar terkait penutupan sementara pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Informasi mengenai penutupan tersebut dinyatakan tidak benar. Imbauan yang berlaku berkaitan dengan potensi gelombang tinggi dan angin kencang di Selat Sape bagian selatan.
Seluruh pelabuhan yang dipantau juga masih melayani kapal dan penumpang. Layanan perintis tetap berjalan dan sejauh ini belum terdapat permintaan deviasi trayek.
Halaman Selanjutnya
Kemenpar mengingatkan kondisi Labuan Bajo tidak bisa disamakan dengan wilayah lain di Flores yang masih membutuhkan penanganan dan asesmen keselamatan lebih lanjut.

5 hours ago
3
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

