Kabel Putus dan Cuaca Buruk Jadi Biang Kerok Blackout Sumatra, Polisi: Sebelum Kejadian Ada Ledakan

2 weeks ago 4

Senin, 25 Mei 2026 - 13:40 WIB

Jakarta, VIVABareskrim Polri mengungkap tiga dugaan penyebab blackout massal yang sempat melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra.

Salah satu yang paling kuat diduga menjadi pemicu adalah cuaca ekstrem yang mengganggu jaringan transmisi listrik hingga menyebabkan kabel transmisi putus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakabareskrim Polri, Inspektur Jenderal Polisi Nunung Syaifuddin mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan bersama tim gabungan dari Bareskrim, Puslabfor dan PT PLN untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Meski begitu, hasil investigasi awal menunjukkan gangguan sistem kelistrikan itu diduga dipicu faktor teknis yang berkaitan dengan kondisi cuaca buruk.

“Penyebab terputusnya kabel transmisi masih proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan antara lain faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin,” tuturnya, Senin, 25 Mei 2026.

Selain faktor mekanik dan terpaan angin, polisi juga menemukan kemungkinan lain yang memicu putusnya kabel transmisi. Salah satunya akibat panas dari sambungan kabel yang longgar hingga menimbulkan rongga.

Tak hanya itu, tarikan maupun goyangan akibat cuaca ekstrem juga disebut menjadi salah satu dugaan penyebab gangguan pada jaringan transmisi listrik tersebut.

Nunung menjelaskan gangguan pada kabel transmisi itu kemudian memicu ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik. Kondisi tersebut membuat pembangkit listrik mengalami trip secara berantai hingga menyebabkan blackout massal di berbagai wilayah Sumatera.

Dampaknya, sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi hingga sebagian Sumatra Selatan sempat mengalami pemadaman listrik besar-besaran.

Meski ditemukan gangguan pada jaringan transmisi, polisi memastikan kondisi fisik tower transmisi di lokasi awal gangguan masih dalam keadaan baik dan tidak mengalami kerusakan signifikan.

“Dugaan itu diperkuat oleh keterangan saksi yang kita temukan, masyarakat sekitar lokasi kejadian, menerangkan bahwa sesaat sebelum kejadian terjadi ledakan, baru terjadi pemadaman listrik di area sekitar tower transmisi,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Nunung juga menepis spekulasi soal adanya unsur sabotase di balik blackout tersebut. Ia memastikan hingga saat ini tidak ditemukan indikasi kesengajaan dalam insiden itu.

“Sampai dengan saat ini bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Polisi juga menyoroti bentuk kerusakan kabel transmisi yang ditemukan di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, kabel yang putus disebut berbentuk serabut dan bukan potongan rapi seperti hasil pemotongan sengaja.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |