Kata Maarten Paes Usai Mengamuk di Adu Penalti Ajax Vs FC Utrecht

2 weeks ago 5

Senin, 25 Mei 2026 - 15:36 WIB

VIVA – Maarten Paes menceritakan detik-detik menegangkan saat Ajax Amsterdam memastikan tiket ke UEFA Conference League musim depan. Kiper Timnas Indonesia itu menjadi sosok utama di balik kemenangan dramatis Ajax atas FC Utrecht dalam final playoff, Minggu 24 Mei 2026.

Ajax menang 4-3 lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal. Paes tampil gemilang dengan menggagalkan dua eksekutor Utrecht, yakni Sebastiaen Haller dan Souffian El Karouani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penampilan heroik tersebut langsung mendapat sorotan. Paes pun mengaku sangat menikmati momen spesial itu, terlebih karena dirinya mampu menjadi penentu kemenangan De Godenzonen.

“Ini siang hari yang menyenangkan. Adu penalti terasa manis jika anda menyelesaikannya dengan kemenangan, terlebih ketika saya bisa membendung dua tendangan,” ujar Paes kepada ESPN seperti dikutip Voetbal Primeur.

Kiper berusia 28 tahun itu juga membongkar strategi yang digunakannya saat menghadapi para penendang Utrecht. Ketika berhadapan dengan Sebastiaen Haller sebagai algojo pertama, Paes mengaku mencoba memainkan psikologis lawan.

Menurut Paes, Haller memiliki kebiasaan tertentu sebelum menendang penalti. Hal itu yang coba dimanfaatkan mantan penjaga gawang FC Dallas tersebut.

“Haller adalah eksekutor yang bagus. Saya mencoba mengatakan sesuatu kepadanya karena tahu dia akan berhenti sejenak sebelum menendang,” kata Paes.

“Jika dia mencoba melakukan gerakan tipuan, dia biasanya menunduk lalu menendang. Itu yang saya antisipasi,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Paes juga sukses membaca arah tendangan Souffian El Karouani. Ia mengaku sudah memahami karakter sang pemain dari pengalaman pertemuan sebelumnya.

“Dia pernah gagal di Dortmund dan juga melenceng saat melawan AZ Alkmaar. El Karouani sering mengarahkan bola ke atas dan saya merasa dia akan melakukannya lagi,” ujar Paes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua analisa itu terbukti tepat. Dua penyelamatan Paes akhirnya mengantar Ajax keluar sebagai pemenang sekaligus mengamankan satu tempat di Conference League musim depan.

Paes pun menegaskan dirinya terus berusaha meningkatkan kualitas permainan di setiap pertandingan. Penampilan apik di laga penting seperti ini menjadi bukti perkembangan sang kiper dalam beberapa musim terakhir.

Halaman Selanjutnya

“Saya selalu mencoba berkembang sedikit demi sedikit di setiap pertandingan dan meningkatkan kualitas beberapa persen lagi,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |