Jakarta, VIVA – Sinar Mas berkomitmen untuk mendukung dan mengembangkan talenta-talenta muda di jenjang SD, SMP, hingga mahasiswa, melalui gelaran The Genius Math League 2026.
Melalui kompetisi ini, Sinar Mas ingin menghadirkan wadah bagi mereka yang memiliki ketertarikan dan kemampuan di bidang matematika, untuk mencoba, mengasah kemampuan, dan berkompetisi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Diselenggarakan oleh TechConnect sebagai bagian dari rangkaian Sinar Mas Digital Day 2026, The Genius Math League 2026 hadir dengan pendekatan yang berbeda dari kompetisi matematika pada umumnya.
"Pengembangan kemampuan menjadi semakin penting di tengah kebutuhan akan talenta yang mampu berpikir kritis, logis, dan menyelesaikan masalah," kata Yusnita Febriati dari Techconnect dalam keterangannya, Senin, 7 September 2026.
Dia menjelaskan, kemampuan critical thinking, logical thinking, dan problem-solving tidak hanya dibutuhkan untuk menyelesaikan soal matematika, tapi juga menjadi kompetensi yang semakin relevan untuk menghadapi dunia yang terus berubah.
"Kompetisi ini tidak hanya menempatkan peserta berdasarkan jenjang pendidikan, tapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk membuktikan kemampuan berpikir dan menyelesaikan tantangan matematika," ujarnya.
Konsep tersebut berangkat dari keyakinan bahwa kemampuan seseorang tidak selalu ditentukan oleh usia maupun jenjang pendidikannya. Seorang siswa SD atau SMP, bisa saja memiliki kemampuan matematika yang lebih tinggi dibandingkan peserta yang berada di jenjang pendidikan lebih tinggi.
"Karena itu, yang diuji dalam The Genius Math League bukan hanya kemampuan menghitung atau penguasaan materi matematika, tapi juga kemampuan berpikir kritis, logis, cepat, tepat, dan memecahkan masalah," kata Yusnita.
Dalam banyak kompetisi matematika, peserta biasanya berkompetisi dengan peserta lain yang berada pada kelompok usia atau jenjang pendidikan yang sama. The Genius Math League mencoba melihat kemampuan dari perspektif yang berbeda.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Peserta diberikan kesempatan untuk menguji kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan yang menuntut kecepatan, ketepatan, fokus, dan strategi.
Dengan format tersebut, jenjang pendidikan bukan menjadi satu-satunya indikator kemampuan. Peserta yang lebih muda tetap memiliki kesempatan, untuk menunjukkan bahwa mereka mampu berpikir dan menyelesaikan persoalan matematika di level kompetisi yang tinggi.
Halaman Selanjutnya
Sebaliknya, peserta yang lebih senior juga menghadapi tantangan, untuk membuktikan bahwa pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki dapat diterjemahkan menjadi performa terbaik ketika berhadapan dengan tekanan waktu dan kompetisi.

6 days ago
2













