Kenapa 5 Jurnalis Hilang Belum Ditemukan? Ini yang Jadi Kendalanya

3 hours ago 4

Rabu, 9 September 2026 - 14:40 WIB

VIVA – Upaya pencarian 8 orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, memasuki hari kedua. Namun, operasi pencarian masih menghadapi tantangan lantaran aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.

Kondisi tersebut membuat pencarian melalui jalur udara belum dapat dilakukan. Kepolisian masih mempertimbangkan opsi tersebut sembari memantau perkembangan cuaca dan situasi di sekitar gunung api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki mengatakan, tim SAR gabungan untuk sementara masih mengandalkan pencarian melalui jalur laut di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

"Sampai dengan sekarang belum ya, belum...Penerbangan pun baru beberapa yang berjalan, apalagi di sekitar sini yang memang pusat terjadinya erupsi Anak Gunung Krakatau," kata Hengki di Pandeglang, Selasa 8 September 2026. 

Menurut Hengki, keselamatan personel menjadi pertimbangan utama dalam menentukan metode pencarian. Aktivitas erupsi yang masih terjadi membuat operasi udara tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Delapan Orang Masih Dicari

Delapan orang tersebut berada di dalam sebuah speed boat yang dilaporkan hilang kontak ketika berada di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang. Dari jumlah tersebut, lima orang diketahui merupakan jurnalis yang sedang melakukan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan memperluas pencarian dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 mengoperasikan KN SAR Tetuka 247 dengan rencana penyisiran mencapai 68,3 nautical mile (NM) dengan jarak antarjalur pencarian atau spacing 3 NM. Kemudian SRU 2 menggunakan KAL Anyer dengan total rencana penyisiran 69,5 NM dan spacing 3 NM.

Sementara itu, SRU 3 dikerahkan menggunakan RIB 01 Lampung. Unit ini memiliki rencana penyisiran sejauh 67 NM dengan spacing 1 NM. Adapun SRU 4 menggunakan RIB 02 Banten untuk menyisir kawasan sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

Wilayah tersebut menjadi salah satu titik yang kembali diperiksa berdasarkan evaluasi operasi pencarian sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pencarian Diperluas, Sejumlah Armada Dikerahkan

Besarnya area pencarian membuat operasi melibatkan banyak unsur. Tim yang turun antara lain berasal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, USS Pandeglang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, serta unsur terkait lainnya.

Halaman Selanjutnya

Sejumlah kapal dan kendaraan turut digunakan untuk mendukung pencarian. Di antaranya KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RIB 03 Lampung, rescue car, hingga truk personel. Tim juga membawa drone thermal serta peralatan untuk mendukung operasi SAR air, medis dan komunikasi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |