Kiper Manchester United Bikin Blunder yang Buat Belgia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Courtois Malah Bilang Begini

3 days ago 1

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:00 WIB

VIVA – Kiper utama Timnas Belgia, Thibaut Courtois, menunjukkan sikap sebagai pemimpin usai timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Alih-alih menyalahkan Senne Lammens yang melakukan kesalahan fatal, Courtois justru memberikan dukungan penuh kepada penjaga gawang muda tersebut.

Belgia harus mengakhiri perjuangannya setelah kalah 1-2 dari Spanyol pada babak perempat final. Kekalahan itu terasa menyakitkan karena gol penentu kemenangan La Roja lahir hanya dua menit sebelum waktu normal berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Spanyol lebih dulu memimpin melalui Fabian Ruiz pada menit ke-30 setelah mendominasi jalannya pertandingan. Belgia mampu membalas lewat sundulan Charles De Ketelaere sepuluh menit kemudian sehingga skor kembali imbang.

Situasi berubah drastis pada babak kedua ketika Courtois mengalami cedera paha kiri. Kiper Real Madrid itu tidak dapat melanjutkan pertandingan dan akhirnya digantikan Senne Lammens.

Thibaut Courtois di Timnas Belgia

Photo :

  • REUTERS/Daniel Cole

Masuk sebagai pengganti dalam laga sebesar perempat final Piala Dunia tentu bukan tugas yang mudah. Tekanan semakin besar karena Lammens harus menghadapi gempuran serangan Spanyol hingga menit-menit akhir pertandingan.

Petaka datang pada menit ke-88 saat Lammens gagal mengamankan bola hasil tendangan Pau Cubarsi. Bola liar langsung disambar Mikel Merino dari jarak dekat untuk membawa Spanyol memastikan tiket ke semifinal.

Sorotan tajam langsung mengarah kepada Lammens setelah peluit panjang dibunyikan. Namun, Courtois memilih berdiri di sisi rekannya dan meminta publik tidak menjadikan sang kiper sebagai kambing hitam.

"Sangat disayangkan Senne tidak bisa menangkap bola itu, tapi itulah sepak bola," kata Courtois dikutip dari Sport Bible.

Kiper berusia 34 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya bersama Mike Penders dan Guy Martens langsung menghampiri Lammens setelah pertandingan berakhir. Menurutnya, dukungan moral jauh lebih penting dibandingkan kritik setelah mengalami momen sulit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mike [Penders], Guy [Martens] dan saya pergi untuk memeluknya," katanya.

"Anda tidak bisa berkata banyak saat itu. Ini sangat disayangkan, tetapi Senne adalah kiper yang luar biasa. Dia memiliki masa depan yang cerah, dan momen seperti itu membuatnya lebih kuat. Ini tidak seharusnya disalahkan padanya. Ini bagian dari sepak bola," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Bagi Belgia, kekalahan ini sekaligus mengubur harapan mengulang pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia. Sebelumnya, Setan Merah pernah mencapai semifinal pada edisi 1986 dan kembali menembus empat besar pada 2018 sebelum akhirnya finis di posisi ketiga.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |