Kirim Pesan Perpisahan dan Sinyal SOS, Begini Awal Mula Fajar Ditemukan Tewas di GBK

4 days ago 2

Rabu, 9 September 2026 - 15:53 WIB

Jakarta, VIVA – Unggahan pesan perpisahan di media sosial menjadi awal mula terungkapnya keberadaan seorang pria yang kemudian ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Pria tersebut diduga bernama Fajar Sahrudin. Jenazahnya ditemukan pada Minggu dini hari, 6 September 2026. Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Polisi Dhimas Prasetyo membenarkan adanya penemuan jenazah pria di kawasan GBK tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iya benar,” kata Dhimas kepada wartawan, Rabu, 9 September 2026.

Sebelum ditemukan, Fajar diketahui sempat membuat sejumlah unggahan di media sosial. Isinya berupa ucapan terima kasih kepada teman-temannya, permintaan maaf, serta pesan yang mengindikasikan dirinya sedang menghadapi kondisi berat.

Unggahan tersebut kemudian dibaca oleh salah seorang temannya. Dari sinilah upaya pencarian terhadap Fajar dimulai. Dhimas menjelaskan, teman Fajar mendapat kiriman SOS melalui aplikasi atau fitur pada jam Xiaomi yang menunjukkan lokasi korban.

“Bahwa korban mau bunuh diri, setelah membaca, kemudian saksi 1 (teman korban) mendapat kiriman SOS melalui aplikasi atau Fitur Jam Xiaomi terkait lokasi korban selanjutnya saksi 1 mencoba mencari sendiri, akan tetapi tidak menemukan korban,” kata Dhimas.

Teman korban kemudian meminta bantuan sekuriti GBK. Pencarian dilakukan dengan mengacu pada titik lokasi yang dikirim melalui fitur SOS tersebut.

Namun, pencarian awal belum menemukan keberadaan Fajar. Petugas keamanan GBK kemudian melanjutkan pencarian di sekitar lokasi. Seorang sekuriti akhirnya menemukan Fajar dalam kondisi tergeletak di dekat pohon kawasan Pintu 10, Plaza Utara.

“Saksi 2 (sekuriti) minta bantuan dan melaporkan atas unggahan tersebut kepada saksi 3 (sekuriti) untuk mencari korban, saksi 3 kemudian mencari korban disekitaran GBK dan tidak lama kemudian saksi 3 menemukan korban tergeletak dengan posisi terlentang didekat pohon di pintu 10 dalam Plaza Utara,” kata Dhimas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah korban ditemukan, sekuriti menghubungi Polsek Tanah Abang. Petugas kemudian melakukan pengecekan bersama tim medis di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban telah meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan saksi 4 tim medis bahwa korban tidak ada denyut nadi dan detak jantung, atas penemuan tersebut selanjutnya piket Reskrim menghubungi Palang Hitam dan korban dibawa ke RSCM,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Jenazah kemudian dibawa ke RSCM untuk penanganan lebih lanjut. Polisi masih menangani peristiwa tersebut berdasarkan temuan dan keterangan yang diperoleh dari lokasi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |