Cilegon, VIVA – Suasana arus mudik di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten pada Kamis dini hari diwarnai oleh pemandangan yang tidak biasa, ketika seorang pemudik sepeda motor tampil mencolok di tengah antrean kendaraan karena mengenakan kostum Power Ranger.
Pemudik unik tersebut diketahui bernama Aji Pangestu. Pria ini tengah menempuh perjalanan darat yang cukup jauh dari Tangerang, Banten menuju kampung halamannya yang berada di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah rasa lelah menempuh perjalanan malam hingga pergantian hari, Aji sengaja memilih penampilan yang berbeda dari pemudik pada umumnya. Motivasi utamanya mengenakan kostum pahlawan super itu hanya untuk tujuan hiburan semata.
"Motivasinya pakai kostum Power Ranger ini sebenarnya buat seru-seruan saja. Hitung-hitung sekalian untuk menghibur masyarakat lain yang juga sedang lelah saat mudik," kata Aji saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan.
Kehadirannya di area pelabuhan memang terbukti cukup mengundang senyum dari para pemudik lain maupun petugas kepolisian yang sedang berjaga. Meskipun tampil beda dengan kostum menutupi tubuhnya, ia menegaskan tidak mengabaikan faktor keselamatan berkendara.
Keselamatan lalu lintas tetap menjadi prioritas utama Aji selama memacu kendaraan roda duanya melintasi jalur mudik dari Tangerang menuju pelabuhan. Ia memastikan bahwa atribut keselamatannya tetap terpasang dengan baik sesuai standar.
"Meski pakai kostum seperti ini, insya Allah perjalanan tetap aman. Hal ini karena saya pastikan tetap menggunakan helm selama berkendara di jalan," ujarnya.
Pria ini mengaku bahwa aksi mengenakan kostum pahlawan super saat pulang kampung ini adalah pengalaman perdananya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ini memang baru pertama kalinya saya mudik pakai kostum," tutupnya.
Ia memberikan warna tersendiri yang mencairkan ketegangan ribuan pemudik yang tengah menunggu giliran naik ke kapal. (Ant)
Kisah Asep Kumala, Pedagang Cilok Mudik Jalan Kaki dari Bandung ke Ciamis
Penghasilan berjualan cilok yang tidak menentu membuat Asep Kumala Seta kesulitan menyisihkan uang untuk pulang ke kampung halamannya di Sindangkasih, Kabupaten Ciamis.
VIVA.co.id
19 Maret 2026

4 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
