VIVA – Nama El Rumi mendadak ikut terseret dalam isu dugaan pelecehan seksual yang ramai dibicarakan di media sosial. Hal itu bermula dari sebuah utas yang dibuat akun Threads @ajsbsbwas mengenai pengalaman traumatis yang disebut dialami pemilik akun tersebut.
Dalam unggahannya, pemilik akun tidak menyebut nama lengkap terduga pelaku. Ia hanya menggunakan inisial EJR dan memberikan sejumlah petunjuk mengenai sosok yang dimaksud. Salah satu petunjuknya adalah terduga pelaku disebut sebagai artis muda ternama yang telah diidolakan korban sejak kecil.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Utas tersebut kemudian menyebar luas dan telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali. Dari sinilah nama El Rumi mulai dikaitkan oleh sejumlah pengguna media sosial dengan sosok berinisial EJR.
Namun, penting dicatat, korban dalam utas tersebut tidak secara langsung menyebut El Rumi sebagai orang yang dimaksud. Keterkaitan nama El Rumi dengan inisial EJR muncul dari spekulasi warganet berdasarkan petunjuk yang ditulis korban.
Lantas, mengapa nama El Rumi bisa ikut disebut-sebut?
Berawal dari Inisial dan Petunjuk di Media Sosial
Dalam utasnya, pemilik akun menceritakan dugaan kejadian yang disebut berlangsung beberapa tahun lalu. Korban mengaku ketika itu pergi bersama EJR dan seorang temannya berinisial NB.
Pertemuan itu disebut berlangsung di kawasan Senayan, Jakarta. Setelah menghabiskan waktu di Blackpond Senayan sekitar pukul 20.00 WIB, korban kemudian mengaku ditawari diantar pulang oleh EJR.
Menurut penuturan korban, perjalanan pulang justru berakhir di kediaman EJR di kawasan Pondok Indah.
Korban kemudian menceritakan kondisi tubuhnya yang berubah setelah disebut menghirup asap dari vape milik EJR. Ia mengaku mengalami kondisi seperti kehilangan kendali atas tubuh, sulit membuka mata hingga kesulitan berjalan.
Dalam utas tersebut, korban menyebut vape yang digunakannya mengandung THC. Ia juga mengatakan temannya, NB, menyebut kondisi tersebut sebagai "dosis gorilla”.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Korban Klaim Terjadi Tindakan Seksual Tanpa Persetujuan
Setelah tiba di kediaman yang disebut berada di kawasan Pondok Indah, korban mengaku sempat pergi ke toilet karena merasa sangat mual. Setelah itu, ingatannya disebut tidak sepenuhnya jelas.
Halaman Selanjutnya
Korban kemudian menuding telah terjadi tindakan seksual ketika dirinya berada dalam kondisi tidak berdaya. Ia menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan atas tindakan tersebut.

6 hours ago
1

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8270815/original/044801800_1782121678-1.jpg)