Kompolnas Dukung Polri Tindak Tegas Aktor Intelektual di Balik Karhutla

2 weeks ago 11

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Jakarta, VIVA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendukung Polri mengusut kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara komprehensif.

Termasuk dalam menelusuri pihak-pihaknyang paling bertanggung jawab hingga individu maupun perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam mengatakan penegakan hukum terhadap karhutla tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi harus menyasar aktor yang memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap terjadinya kebakaran.

"Kompolnas memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekan kepolisian untuk melakukan penegakan hukum terhadap problem kebakaran hutan ini, dan mendukung untuk tidak berhenti di aktor lapangan," kata Anam.

Ia mengatakan dukungan tersebut diberikan terhadap upaya Polri melakukan pengusutan secara lebih menyeluruh, sebagaimana penjelasan Mabes Polri dan sejumlah polda, termasuk Polda Riau, mengenai penanganan kasus karhutla.

Menurut Anam, individu maupun perusahaan yang terbukti paling bertanggung jawab atau terlibat dalam karhutla harus dikenai sanksi melalui mekanisme penegakan hukum yang berlaku.

"Kami memberikan dukungan untuk pengusutan secara lebih komprehensif, dan aktor yang paling bertanggung jawab, baik itu individu maupun perusahaan, ya harus mendapatkan sanksi dalam mekanisme penegakan hukum kita," ujar dia.

Anam menilai penegakan hukum yang tegas diperlukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam menangani persoalan karhutla yang terus berulang. Ia mengatakan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menimbulkan persoalan sesaat berupa api dan asap, tetapi juga berpotensi menjadi masalah yang kembali terjadi apabila akar persoalannya tidak ditangani.

"Karena ini kan sering terjadi. Beberapa waktu yang lalu terjadi, terus itu terjadi lagi gitu. Dengan dalih membuka lahan lebih murah dan sebagainya," kata dia.

Oleh karena itu, Anam menilai kepolisian sebagai salah satu representasi negara perlu hadir dengan sikap tegas terhadap siapa pun yang bertanggung jawab atas karhutla.

"Rekan-rekan kepolisian yang merupakan wajah negara, ya harus hadir dengan sikap tegas," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan penegakan hukum tidak hanya bertujuan memadamkan kebakaran dan mengurangi dampak asap dalam jangka pendek, tetapi juga mencegah kejadian serupa berulang.

"Ini tidak hanya untuk saat ini, ya kepentingannya memadamkan api, mengurangi asap, tapi juga untuk memastikan problem yang sama tidak terjadi lagi," kata Anam.

Halaman Selanjutnya

Kompolnas, dia melanjutkan, mendukung Polri menindak siapa pun yang terbukti bertanggung jawab atau terlibat dalam karhutla, baik individu maupun perusahaan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |