Komponen Laptop Ini Bisa Diganti Sendiri, Tak Perlu 'Tangan' Teknisi

6 days ago 8

Senin, 7 September 2026 - 19:27 WIB

VIVA - Tren laptop saat ini tak lagi hanya soal mengejar performa tinggi. Aspek keberlanjutan dan usia pakai perangkat juga mulai menjadi perhatian, terutama ketika sampah elektronik terus bertambah.

Makin ke sini, urusan memilih laptop bukan lagi cuma soal performa kencang atau desain tipis. Faktor ketahanan lingkungan dan kemudahan perbaikan menjadi pertimbangan penting agar perangkat tak cepat berakhir sebagai sampah elektronik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memahami arah baru ini, hadir seri laptop Vero 16 yang membawa pendekatan cukup segar - menggabungkan konsep keberlanjutan tanpa memangkas performa harian.

Satu hal paling menarik dari perangkat ini ada pada rancang bangunnya. Jika biasanya laptop modern makin sulit dibongkar, sasis Vero 16 justru dirancang makin ramah perbaikan (repairability).

Penutup bagian bawahnya dapat dibuka tanpa alat khusus (tool-free), bahkan komponen utama seperti baterai dan penyimpanan SSD bisa diganti sendiri oleh pengguna. Langkah ini terbilang progresif untuk memperpanjang usia pakai laptop.

Dari segi material, bodi laptop besutan Acer ini memanfaatkan kombinasi aluminium daur ulang rendah karbon serta plastik daur ulang pascakonsumen.

Menariknya, daya tahan tetap terjamin lewat standar militer MIL-STD-810H dengan powder coating bebas pelarut yang ramah lingkungan sekaligus tahan gores. Kemasannya pun sudah 100 persen menggunakan material daur ulang.

Urusan performa juga tak diabaikan. Ditopang prosesor Intel Core Ultra Series 3 dan masuk dalam kategori Copilot+ PC, laptop ini siap menangani beban kerja berat hingga olah konten berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dukungan layar OLED 16 inci berkresolusi 3K menghadirkan visual yang tajam, sementara ketahanan baterai 71 Wh menjaga produktivitas seharian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman pengguna kian lengkap berkat fitur AI bawaan seperti pemurni suara saat video call, optimalisasi kamera, hingga integrasi Copilot+ PC yang responsif.

Ditambah konektivitas modern seperti Wi-Fi 7 dan port Thunderbolt 4, laptop Acer ini membuktikan bahwa perangkat yang peduli Bumi tetap bisa tampil andal, fleksibel, dan futuristik. Pilihan ini menghadirkan inovasi yang tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab bagi masa depan lingkungan.

Ilustrasi kecerdasan buatan (AI).

Pindah Tugas dari Tablet ke Laptop Tak Lagi Ribet

Pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin memanjakan pengguna yang kerap berpindah-pindah perangkat, seperti dari tablet ke laptop, dalam beraktivitas.

img_title

VIVA.co.id

7 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |