Konsumsi Beras Warga Jepang Terus Menurun, Pemerintah Kini Gencar Promosikan Tepung Beras sebagai Alternatif

3 days ago 3

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:13 WIB

Jepang, VIVA Pemerintah Jepang mulai mengintensifkan upaya meningkatkan konsumsi tepung beras sebagai alternatif olahan pangan di tengah tren penurunan konsumsi beras yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Melalui Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, pemerintah mendorong masyarakat memanfaatkan tepung beras sebagai bahan dasar berbagai makanan, khususnya aneka kue dan makanan penutup. Langkah ini diharapkan dapat memperluas cara masyarakat mengonsumsi beras sekaligus meningkatkan permintaan terhadap komoditas tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya tersebut ditandai dengan penyelenggaraan sebuah acara di kantor Kementerian Pertanian Jepang pada awal Juli 2026 yang mempertemukan puluhan produsen tepung beras dari berbagai daerah.

Puluhan Produsen Kenalkan Produk Berbahan Tepung Beras

Sebanyak 22 produsen dari seluruh Jepang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka memamerkan beragam produk olahan berbahan tepung beras, mulai dari kue tradisional hingga makanan penutup bergaya Barat.

Produk yang dipamerkan antara lain:

  • Kue kering
  • Cake
  • Baumkuchen
  • Brownies
  • Berbagai hidangan penutup berbahan tepung beras

Komposisi tepung beras yang digunakan pun beragam, mulai dari 10 persen hingga 100 persen, sebagai contoh bahwa bahan tersebut dapat diaplikasikan pada berbagai jenis makanan.

Pemerintah berharap inovasi tersebut mampu menarik minat masyarakat untuk mengonsumsi lebih banyak produk berbahan dasar beras.

Polvoron Diberi Sentuhan Jepang

Salah satu perusahaan yang berpartisipasi adalah Edelweiss Co. yang berbasis di Amagasaki, Prefektur Hyogo.

Perusahaan tersebut memperkenalkan polvoron, makanan penutup tradisional asal Spanyol, yang dibuat menggunakan tepung beras.

Secara tradisional, polvoron dibuat dari tepung terigu yang telah dipanggang. Namun, penggunaan tepung beras dinilai mampu menghadirkan cita rasa dan karakter yang berbeda.

Perwakilan Edelweiss Co. menjelaskan bahwa penggunaan tepung beras juga membuat proses produksi menjadi lebih sederhana karena tidak lagi memerlukan tahapan memanggang tepung terlebih dahulu.

"Dengan menggunakan tepung beras, kita dapat melewati proses pemanggangan dan memberikan sentuhan Jepang pada kue-kue ini," ujar juru bicara perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permintaan Tepung Beras Terus Meningkat

Selain untuk meningkatkan konsumsi beras di dalam negeri, pemerintah Jepang juga melihat peluang pasar tepung beras yang semakin besar secara global.

Halaman Selanjutnya

Permintaan terhadap tepung beras terus meningkat karena produk tersebut tidak mengandung gluten, sehingga menjadi pilihan bagi masyarakat yang memiliki alergi terhadap gandum maupun yang menjalani pola makan bebas gluten.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |