KPAI: Anak Korban Bencana di NTT Berhak Mendapatkan Perlindungan Khusus

7 hours ago 2

Logo VIVA Digital Logo VIVA Lifestyle

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Korban Gempa NTT.

Sumber :

  • Dokumentasi PKT.

VIVA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi anak-anak yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Selanjutnya KPAI meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan memastikan perlindungan dan pemenuhan hak anak menjadi bagian utama dalam penanganan bencana.

Dalam situasi bencana, anak anak dapat menghadapi berbagai risiko antara lain kehilangan anggota keluarga, terpisah dari orang tua atau pengasuh, kehilangan tempat tinggal, terganggunya akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta meningkatnya kerentanan terhadap kekerasan, eksploitasi, perdagangan anak, dan berbagai bentuk perlakuan salah.

KPAI menegaskan bahwa anak korban bencana alam termasuk kategori Anak dalam Situasi Darurat yang berhak memperoleh Perlindungan Khusus dari negara. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 59 ayat (1) dan ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2021 tentang Perlindungan Khusus bagi Anak.

Anggota KPAI Pengampu Klaster Anak dalam Situasi Darurat, Diyah Puspitarini, menegaskan bahwa perlindungan anak harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahapan penanggulangan bencana.

“Dalam kondisi bencana, anak tidak boleh hanya dipandang sebagai bagian dari jumlah korban. Anak adalah pemegang hak yang harus mendapatkan perlindungan khusus. Keselamatan, kesehatan, pengasuhan, pendidikan, keamanan, serta pemulihan psikososial anak harus menjadi bagian dari setiap respons penanggulangan bencana,” ujar Diyah, Senin 24 Agustus 2026.

KPAI Dorong Perlindungan Anak dalam Penanganan Bencana

Untuk memastikan hak anak tetap terpenuhi dalam situasi darurat, KPAI mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Melakukan Pendataan dan identifikasi anak terdampak secara cepat dan terpilah, antara lain berdasarkan usia, jenis kelamin, kondisi disabilitas, lokasi pengungsian, serta status pengasuhan. Pendataan harus dilakukan dengan tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan identitas anak.
  2. Memastikan anak tidak terpisah dari orang tua atau pengasuhnya. Anak yang terpisah harus segera mendapatkan mekanisme pencarian, penelusuran keluarga, reunifikasi, dan pengasuhan yang aman dan sesuai dengan kepentingan terbaik bagi anak.
  3. Pemenuhan kebutuhan dasar anak, meliputi makanan bergizi, air bersih, sanitasi, pakaian, tempat tinggal atau tempat pengungsian yang aman, layanan kesehatan, obat-obatan, serta kebutuhan spesifik bayi dan anak.
  4. Menyediakan ruang yang aman dan ramah anak di lokasi pengungsian maupun tempat penampungan sementara agar anak terlindungi dari kekerasan, eksploitasi, perdagangan anak, penculikan, perkawinan anak, dan bentuk-bentuk perlakuan salah lainnya.,
  5. Memastikan keberlanjutan pendidikan anak. Kondisi bencana tidak boleh menyebabkan anak kehilangan haknya atas pendidikan dalam waktu yang berkepanjangan. Pemerintah perlu menyiapkan layanan pendidikan darurat dan pemulihan pembelajaran sesuai kondisi wilayah terdampak.
  6. Memberikan dukungan psikososial bagi anak. Anak yang mengalami bencana dapat menghadapi kehilangan, ketakutan, kecemasan, maupun trauma. Karena itu, dukungan psikososial harus menjadi bagian dari respons sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan.
  7. Memberikan perhatian khusus kepada anak dengan kerentanan berlapis, termasuk anak penyandang disabilitas, anak yang kehilangan orang tua, anak yang terpisah dari keluarga, anak yang sakit, bayi dan balita, serta anak yang membutuhkan perlindungan khusus lainnya.
  8. Mencegah dan menangani kekerasan dan eksploitasi terhadap anak di tempat pengungsian. Pengawasan dan sistem pelaporan harus tersedia dan mudah diakses anak maupun masyarakat.
  9. Memperkuat koordinasi lintas sektor, antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPBD, dinas yang membidangi urusan sosial, kesehatan dan pendidikan, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, aparat penegak hukum, lembaga layanan, organisasi masyarakat, serta pihak lain yang terlibat dalam penanganan bencana.
  10. Menempatkan kepentingan terbaik bagi anak dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk dalam penentuan lokasi pengungsian, pemindahan, pengasuhan sementara, layanan kesehatan, pendidikan, dan proses pemulihan pascabencana.

Halaman Selanjutnya

Perlindungan Anak Harus Berlanjut hingga Pemulihan KPAI mengingatkan bahwa situasi darurat berpotensi meningkatkan kerentanan anak terhadap berbagai pelanggaran hak. Oleh karena itu, penanganan bencana tidak cukup hanya memastikan keselamatan fisik anak, tetapi juga harus menjamin pengasuhan yang layak, akses layanan dasar, perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi, serta pemulihan fisik dan psikologis. “Jangan sampai dalam upaya menyelamatkan anak dari bencana alam, kita justru membiarkan mereka menghadapi risiko kekerasan dan eksploitasi di tempat pengungsian. Perlindungan anak harus berjalan sejak fase tanggap darurat, masa pemulihan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Diyah.

Halaman Selanjutnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google

Lanjut

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Sering Duduk Seharian Bekerja di Depan Laptop, Benarkah Bisa Bikin Ambeien?

Terlalu lama duduk disebut bisa memicu ambeien. Benarkah demikian? Simak penjelasan mengenai hubungan duduk lama, tekanan anus, dan risiko hemoroid. Baca di sini

Pede Banget! Justin Hubner Langsung Kasih Nomor HP ke Jennifer Coppen Tanpa Diminta saat Awal Kenalan

Jennifer Coppen mengungkap awal kedekatannya dengan Justin Hubner. Sang pesepak bola ternyata langsung memberikan nomor HP meski tak pernah diminta. Simak selengkapnya.

Jennifer Coppen Ungkap Awal Dekat dengan Justin Hubner, Ternyata Gara-gara Dijodohin Netizen

Jennifer Coppen mengungkap awal kedekatannya dengan Justin Hubner yang bermula dari perjodohan netizen. Interaksi di media sosial akhirnya membuat mereka semakin dekat.

Makin Tua Makin Bahagia, 5 Hal yang Baru Disadari Perempuan Setelah Menginjak Usia 40

Memasuki usia 40-an bisa membawa perubahan cara pandang perempuan. Berikut 5 kesadaran di masa paruh baya yang membantu hidup lebih tenang, bebas, dan bahagia.

Sabrina Chairunnisa Sebut Deddy Corbuzier Bukan Buaya Lagi, tapi Komodo!

Sabrina Chairunnisa melontarkan candaan soal Deddy Corbuzier yang disebut bukan lagi buaya, melainkan komodo. Simak cerita kocak di balik julukan tersebut.

Dulu Gampang Tergoda, Kini Lebih Selektif, Ini 5 Kebiasaan Belanja yang Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Semakin dewasa, kebiasaan belanja perempuan ikut berubah. Simak lima hal yang mulai ditinggalkan agar lebih selektif, bijak, dan sesuai kebutuhan. Baca di sini

Terpopuler

Ayu Ting Ting Minta Warganet Stop Viralkan Isu Kepindahannya, Ajak Fokus ke NTT dan Kalimantan

Kepindahan pedangdut Ayu Ting Ting dari Depok ke Jakarta Selatan belakangan ini mendapat sorotan pengguna media sosial. Menyusul dengan itu, Ayu Ting Ting klarifikasi

Masa Lalu Giorgio Antonio Terbongkar! Keluarga Disebut Gak Kaya, CEO Cuma Gimmick?

Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan setelah menagih utang Rp200 juta kepada Giorgio Antonio. Dalam unggahan yang dikelola melalui akun Instagramnya.

Terungkap Penyebab Keuangan Ruben Onsu Hancur Lebur, Terpaksa Utang Hingga Berujung Kasus Hukum

Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi yang menjerat Ruben Onsu memasuki babak baru. Di tengah proses hukum, muncul cerita mengenai kondisi keuangan Ruben.

Dibongkar Masa Lalunya, Nikita Mirzani Pastikan Giorgio Antonio Bukan Orang Kaya

Nama Giorgio Antonio kembali menjadi sorotan setelah Nikita Mirzani mengungkit persoalan utang senilai Rp200 juta yang disebut belum dikembalikan oleh kekasih Sarwendah.

10 Game Legendaris yang Masih Bertahan hingga 2026, Nostalgia Gamer Usia 30 hingga 40 Tahun

10 game legendaris masih bertahan hingga 2026 dan membawa nostalgia gamer usia 30–40 tahun. Dari Minecraft, GTA, Counter-Strike 2 hingga Age of Empires II, mana favoritmu

Selengkapnya

Partner

img_title

Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berubah meriah pada hari Sabtu malam (22/08/2026). Ketika itu, ratusan warga tumpah menyaksikan Festival Kentongan

img_title

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan siap mempermudah perizinan dan memberikan insentif konkret mempercepat pengembangan energi panas bumi.

img_title

Seorang pelajar berinisial RR (18) ditangkap Polres Metro (Polrestro) Tangerang Kota usai membawa delapan paket tembakau sintetis atau sinte. RR diamankan Unit Reskrim Po

img_title

Tren dekorasi ruang kini mengalami pergeseran estetika yang cukup radikal. Bukan lagi sekadar memajang lukisan mahal atau tanaman hias dalam pot, masyarakat urban mulai b

Selengkapnya

Isu Terkini

ADVERTISEMENT

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |